DEPOK, INDORAYA TODAY – Orang tua yang ingin anaknya lolos pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD Negeri Kota Depok 2026 wajib memahami syarat utama sejak sekarang.

Jangan sampai gagal hanya karena dokumen kurang lengkap atau salah memilih jalur pendaftaran.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok memastikan SPMB SD Negeri 2026 digelar secara penuh melalui sistem online mulai 22 Juni hingga 4 Juli 2026.

Tahun ini, tersedia 16.888 kursi di 206 SD Negeri yang tersebar di seluruh Kota Depok.

Kabid Pembinaan SD Disdik Kota Depok, Muhammad Zakia Faujan, menegaskan seluruh proses dilakukan secara transparan agar peluang setiap calon murid tetap adil.

“Proses penerimaan murid baru dilakukan secara daring dan transparan,” ujarnya, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Ada satu syarat yang wajib menjadi perhatian besar orang tua.

Anak yang berusia 7 tahun per 1 Juli 2026 menjadi prioritas utama dalam penerimaan siswa baru SD Negeri.

Ini menjadi faktor penting yang sangat menentukan peluang diterima.

Bagaimana dengan anak usia 6 tahun?

Mereka tetap bisa mendaftar, tetapi harus melampirkan Surat Tanda Serta Belajar (STSB) dari TK atau PAUD sebagai syarat tambahan.

Selain usia, dokumen administrasi juga menjadi penentu lolos atau tidaknya pendaftaran.

Orang tua wajib menyiapkan Kartu Keluarga (KK) berbarcode, Kartu Identitas Anak (KIA), serta dokumen pendukung sesuai jalur pendaftaran.

Untuk jalur afirmasi ekonomi, calon peserta wajib terdaftar dalam DTKS Desil 1-5.

Sementara jalur mutasi mewajibkan surat keterangan perpindahan tugas orang tua.

Disdik juga memberi peringatan penting soal KK.

KK yang digunakan idealnya sudah terbit sebelum 1 Juli tahun sebelumnya.

Jika umur KK belum genap satu tahun, orang tua wajib melampirkan KK lama sebagai dokumen pendukung.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Percepat Kerja Sama Pengelolaan Sampah dengan PT BSA, Warga Diajak Mulai Pilah dari Rumah

SPMB SD Negeri Depok 2026 dibuka dalam tiga jalur.

Jalur Afirmasi Tidak Mampu dibuka pada 22-23 Juni 2026.

Jalur Afirmasi Inklusi, Mutasi, dan Anak Guru berlangsung 26-29 Juni 2026.

Sedangkan Jalur Domisili atau Zonasi dibuka 2-4 Juli 2026.

Orang tua diminta tidak menunda persiapan.

Sebab, keterlambatan unggah dokumen atau salah jalur bisa membuat peluang masuk SD Negeri favorit langsung sirna.