INDORAYATODAY.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan umat dan menekan angka anak putus sekolah di wilayahnya.

Guna merealisasikan hal tersebut, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menginstruksikan seluruh camat dan lurah di Kota Hujan untuk aktif melibatkan peran pemuda Karang Taruna (Katar) sebagai mitra strategis di lapangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Jenal saat menghadiri agenda Orientasi Kepemimpinan dan Kaderisasi Karang Taruna di Ruang Paseban Sri Baduga, Balaikota Bogor, Ahad (5/7/2026). Ia menilai pemuda merupakan pilar penting dalam mempercepat penuntasan masalah sosial, khususnya pendidikan dan kesejahteraan.

“Karang Taruna ini mitra strategis pemerintah. Lembaga ini diakui secara legitimasi untuk membantu percepatan program, khususnya yang spesifik di bidang kesejahteraan dan pengentasan permasalahan sosial di tengah masyarakat,” ujar Jenal.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa JM ini memberikan tugas khusus kepada para kader Karang Taruna untuk melakukan penyisiran serta pendataan langsung (jemput bola) terhadap anak-anak yang putus sekolah maupun warga usia produktif yang belum mendapatkan lapangan pekerjaan. Pemetaan dari tingkat basis ini diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat guna disinkronkan dengan dinas terkait.

Ia memaparkan, ikhtiar yang dilakukan jajaran kecamatan dan kelurahan selama dua pekan terakhir telah berhasil menjaring sekitar 900 anak untuk kembali mengenyam bangku sekolah. Hadirnya Karang Taruna yang menyentuh hingga tingkat RT/RW diharapkan mampu memaksimalkan pencarian ini.

“Saya berikan tantangan kepada Karang Taruna untuk turun ke lapangan dalam waktu maksimal dua minggu ini. Kita data anak-anak yang putus sekolah, untuk kemudian langsung disalurkan ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) secara gratis tanpa dipungut biaya,” kata politisi Partai Gerindra tersebut menegaskan.

BACA JUGA:  Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak di Depok, Sasar Usaha Sembako dan Layanan Publik

Langkah taktis ini diambil demi menyukseskan visi dan misi besar Pemkot Bogor di bawah slogan ‘Bogor Beres, Bogor Maju’. Setidaknya ada empat pilar utama yang ingin dicapai demi kemaslahatan warga Kota Bogor, yakni wilayah yang lancar, sejahtera, dan cerdas.

Oleh karena itu, aparatur wilayah di tingkat grassroot diminta tidak menutup diri dan harus membuka ruang sinergi yang luas bagi pemuda. Karang Taruna diharapkan menaruh perhatian besar pada program prioritas ini demi masa depan generasi muda yang lebih cerah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Karang Taruna Kota Bogor Asep Nadzarulloh menyambut baik ruang kolaborasi yang diberikan pemerintah daerah. Melalui orientasi kepemimpinan dan kaderisasi ini, pihaknya bertekad mencetak pemuda yang militan, memiliki kepedulian sosial tinggi, serta siap bersinergi mewujudkan program-program kemasyarakatan.

“Karang Taruna harus menjadi motor penggerak pemuda yang peka terhadap urusan warga. Lewat pembekalan manajemen organisasi, wawasan kebangsaan, hingga digitalisasi ini, kami siap bergerak