INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Laju inflasi Kota Depok pada Juni 2026 tercatat sebesar 3,07 persen. Pemerintah Kota Depok terus memperkuat berbagai langkah pengendalian agar stabilitas harga tetap terjaga.
Berdasarkan data inflasi Juni 2026, laju inflasi tahunan (year-on-year) Jawa Barat berada di angka 3,08 persen. Capaian tersebut menempatkan Jawa Barat di peringkat ke-29 dari 38 provinsi atau masuk dalam kelompok 10 provinsi dengan tingkat inflasi terendah secara nasional.
Sementara itu, Kota Depok mencatat inflasi sebesar 3,07 persen atau sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat.
Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas harga melalui koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Bank Indonesia (BI). Menurutnya, pengendalian inflasi menjadi salah satu fokus agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Supian mengungkapkan dirinya telah berkomunikasi dengan pimpinan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat sinergi dalam mengendalikan inflasi di Kota Depok.
“Kemarin juga saya sudah komunikasi dengan pimpinan BI Provinsi Jawa Barat. Kita minta dukungan, upaya-upaya kita bagaimana inflasi ini bisa terkendali. Kita terus upayakan, mudah-mudahan ikhtiar kita bisa mengendalikan kembali inflasi di Kota Depok,” kata Supian.
Meski mengakui posisi inflasi Kota Depok masih relatif tinggi dibandingkan sejumlah daerah lain di Jawa Barat, Supian optimistis berbagai langkah yang telah dijalankan dapat menekan laju kenaikan harga dalam beberapa waktu ke depan.
Menurutnya, Pemkot Depok terus menggencarkan operasi pasar sebagai salah satu instrumen menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok. Selain itu, pemerintah memastikan distribusi pangan tetap berjalan lancar sehingga pasokan di pasar tidak terganggu.
“Pokoknya kita pada tataran yang wajar. Hari ini kita termasuk yang tinggi di Jawa Barat. Kita berharap bisa turun, bisa pengendalian. Operasi pasar kita teruskan, kemudian distribusi kita pastikan aman,” ujarnya.
Supian juga mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kondisi inflasi saat ini. Pemerintah, kata dia, akan terus memantau perkembangan harga serta mengambil langkah cepat apabila terjadi gejolak pada komoditas tertentu.
Pemkot Depok menegaskan pengendalian inflasi akan terus dilakukan melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, penguatan operasi pasar, serta pengawasan distribusi pangan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan