DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok kembali menghadirkan ruang terbuka hijau yang memiliki nilai edukasi sekaligus mengangkat semangat patriotisme.

Taman tersebut diberi nama Taman Pal Patriot.

Lokasinya berada di kawasan eks penertiban Satpol PP di wilayah Kampung Pal, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Kini, area yang sebelumnya tidak tertata disulap menjadi ruang hijau yang lebih indah dan nyaman.

Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengatakan penataan itu merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Depok dalam mempercantik wajah kota.

“Kami melihat semangat Pemkot Depok dalam melakukan penertiban di sejumlah lokasi. Ini merupakan potensi untuk mempercantik dengan dekorasi kota dan memperluas area Ruang Terbuka Hijau di Kota Depok,” kata Reni, Jumat (31/7/2026).

Menurut dia, setiap lahan yang telah ditertibkan memiliki peluang untuk dimanfaatkan menjadi ruang publik yang lebih produktif.

Selain mempercantik kawasan, keberadaan taman juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, menjelaskan konsep Taman Pal Patriot diangkat dari sejarah Kampung Pal.

Nama “Pal” berasal dari bahasa Belanda, paal, yang berarti patok atau tugu.

“Taman Pal Patriot dibuat berdasarkan sejarah Kampung Pal, yang dalam bahasa Belanda paal berarti patok atau tugu. Bertepatan dengan momentum HUT RI, kami juga menghadirkan ornamen nasionalisme dan patriotisme,” ujar Sakti.

Ia berharap taman tersebut tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga sarana edukasi sejarah bagi masyarakat.

Menurut Tri Sakti, keberadaan taman itu sekaligus diharapkan menjadi penyejuk mata bagi warga.

Selain itu, ruang hijau baru tersebut juga mendukung peningkatan Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL) Kota Depok.

BACA JUGA:  Bertabur Pengalaman, Ini Profil Abdul Rahman yang Diperhitungkan Jadi Sekda Depok

Melalui penataan Taman Pal Patriot, DLHK Kota Depok menunjukkan komitmennya menghadirkan ruang publik yang bersih, hijau, edukatif, sekaligus memperkuat identitas lokal dan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.