INDORAYATODAY.COM – Iran dan Oman dilaporkan hampir mencapai kesepakatan untuk memulihkan lalu lintas pelayaran komersial di Selat Hormuz. Berdasarkan laporan The New York Times, Senin (3/8/2026), kapal yang masuk ke kawasan Teluk akan melewati jalur di dekat pantai Iran, sedangkan kapal yang keluar akan menggunakan jalur di wilayah Oman.

Pejabat Iran menyebut tidak ada pungutan tol, melainkan “biaya layanan” untuk keamanan, dampak lingkungan, dan operasional. Pendapatan dari biaya ini rencananya akan dibagi rata antara Iran dan Oman.

Namun, pejabat Amerika Serikat (AS) membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa jalur pelayaran di Selat Hormuz tidak memerlukan persetujuan Iran maupun beban biaya tambahan. Presiden AS Donald Trump secara tegas menolak rencana tersebut.

“Saya tidak akan membiarkan mereka mengenakan biaya. Jika ada pihak yang memungut biaya, kami yang akan melakukannya,” tegas Trump.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengonfirmasi adanya kerja sama dengan Oman untuk menjamin keselamatan pelayaran di Selat Hormuz, sekaligus membantah klaim Trump terkait adanya negosiasi langsung antara Iran dan AS.

BACA JUGA:  Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir AS Serang Iran, Minta Trump Redakan Ketegangan