INDORAYATODAY.COM – Hubungan diplomasi antara Iran dan negara-negara Arab tetangganya di kawasan Teluk terus memburuk sejak pecahnya konflik terbuka yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada akhir Februari lalu.

Eskalasi ketegangan meningkat setelah Iran merespons rentetan serangan AS-Israel dengan meluncurkan aksi balasan yang menyasar sejumlah pangkalan militer AS di kawasan tersebut.

Keterlibatan pangkalan militer AS yang berdiri di wilayah negara-negara Teluk memicu kekhawatiran meluasnya area peperangan di Timur Tengah.

Negara-negara Arab di sekitar Teluk kini berada dalam posisi dilematis akibat meningkatnya risiko keamanan kawasan serta potensi gangguan terhadap stabilitas ekonomi dan jalur logistik energi global.

Hingga saat ini, situasi keamanan di kawasan Teluk tetap berada dalam siaga tinggi seiring belum adanya tanda-tanda deeskalasi konflik antarpihak yang bertikai.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Serukan Israel Segera Akui Kedaulatan Palestina