INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Indonesia dan Tiongkok menggelar pertemuan perdana Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) serta pertemuan kedua Mekanisme Dialog 2+2 yang melibatkan menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyambut langsung kedatangan Menlu Tiongkok Wang Yi di Jakarta pada Kamis (20/8/2026) malam. Keduanya dijadwalkan memimpin secara langsung sesi CSD perdana tersebut.

Mekanisme CSD merupakan kanal dialog bilateral baru di tingkat menteri luar negeri yang disepakati saat kunjungan Menlu Sugiono ke Beijing pada April 2025 lalu.

“Dialog Strategis Komprehensif bertujuan mengidentifikasi capaian kerja sama serta menetapkan prioritas strategis ke depan, dengan fokus utama pada kemitraan ekonomi,” ungkap Direktur Asia Timur Kementerian Luar Negeri RI, Arifianto Sofiyanto, di Jakarta.

Usai pelaksanaan forum CSD, Kemlu RI turut menjadi tuan rumah bagi pertemuan kedua Mekanisme Dialog 2+2 antar Menlu dan Menhan kedua negara.

Pertemuan tingkat tinggi ini difokuskan pada penguatan kerja sama strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan, baik dalam konteks bilateral, regional, maupun dinamika global.

Sementara itu, Juru Bicara Kemlu Tiongkok Lin Jian menyampaikan bahwa Beijing memandang dialog ini sebagai momentum penting untuk menyelaraskan strategi pembangunan kedua negara.

“Kedua pihak akan fokus pada sinergi strategi pembangunan, mengeksplorasi langkah praktis untuk memperdalam kerja sama, serta memperkuat proses modernisasi di masing-masing negara,” jelas Lin Jian.

BACA JUGA:  Kepala Bappenas: Penanganan Persoalan Nutrisi dan Stunting Harus Jadi Gerakan Kolektif