INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Iran menyampaikan peringatan keras kepada negara-negara di dunia agar tidak ikut serta dalam kampanye “perang ekonomi” dan sanksi yang diprakarsai Amerika Serikat (AS). Teheran menegaskan akan menganggap negara mana pun yang bergabung menerapkan pembatasan ekonomi sebagai musuh.

Ancaman tersebut dilontarkan Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezai dalam siaran televisi pemerintah, di tengah langkah Washington yang terus mendesak para sekutunya untuk mengisolasi perekonomian Iran.

“Kami menyatakan kepada semua negara, jangan bergabung dalam perang ekonomi yang dikobarkan oleh Amerika Serikat. Negara mana pun yang berpartisipasi dalam penerapan pembatasan ekonomi terhadap kami akan dianggap sebagai musuh,” tegas Rezai.

Ancam Targetkan Perusahaan dan Kepentingan Ekonomi AS

Rezai menambahkan bahwa apabila negara-negara tersebut menolak untuk mengambil jarak dari kebijakan sanksi AS, Iran tidak ragu untuk merugikan kepentingan mereka.

Selain itu, ia mengklaim bahwa sejauh ini militer Iran hanya menargetkan pangkalan militer AS. Namun, jika tekanan ekonomi terus diting

 

BACA JUGA:  Konflik Iran-Israel Memanas, Dasco Imbau Warga Indonesia Tetap Tenang, Evakuasi WNI Terus Dilakukan