DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Lurah Beji Samsu Sadikin punya cara tersendiri untuk menyampaikan berbagai program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kepada masyarakat.

Bukan hanya melalui forum resmi.

Samsu memanfaatkan kegiatan Maulidan di lingkungan RW 14, Kelurahan Beji, untuk berdialog langsung dengan warga, Senin (28/9/2026).

Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan Samsu untuk bersilaturahmi dengan ibu-ibu pengajian.

Beragam informasi penting disampaikan secara langsung.

Mulai dari kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), program Mijel dan Sekolah Maung, hingga pembaruan data desil bagi masyarakat kurang mampu.

Samsu menilai komunikasi langsung menjadi cara efektif agar informasi pemerintah lebih mudah dipahami warga.

Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui program sekaligus memahami manfaat dan mekanisme pelaksanaannya.

“Warga perlu memahami kewajibannya sebagai wajib pajak, khususnya dalam memenuhi kewajiban PBB,” kata Samsu.

Dia juga mendorong warga untuk tidak sekadar menerima informasi, tetapi ikut meneruskannya kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

“Dengan penyampaian langsung seperti ini, informasi yang diterima masyarakat diharapkan lebih jelas dan bisa diteruskan kepada keluarga maupun lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Tak hanya soal program pemerintah, Samsu turut menyoroti pentingnya pembaruan data desil.

Hal itu terutama bagi warga yang mengalami perubahan kondisi sosial dan ekonomi.

Samsu mengatakan kondisi masyarakat bisa berubah dari waktu ke waktu.

Karena itu, data juga perlu diperbarui agar sesuai dengan kondisi terkini.

“Kalau ada perubahan kondisi ekonomi, data warga juga perlu diperbarui. Ini penting agar data yang dimiliki dapat menggambarkan kondisi masyarakat saat ini,” jelasnya.

Menurut Samsu, data yang mutakhir dapat membantu pemerintah memetakan kondisi sosial masyarakat dengan lebih tepat.

Data tersebut juga dapat menjadi salah satu bahan dalam pelaksanaan berbagai program yang menyasar masyarakat.

BACA JUGA:  Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe: Forkot Jadi Simbol Gaya Hidup Sehat dan Bahagia

Samsu turut mengingatkan warga agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial maupun grup percakapan.

Dia mengajak masyarakat memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

“Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita bersama-sama menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat,” tuturnya.

Bagi Samsu, kelompok pengajian bukan sekadar tempat berkumpul.

Forum tersebut juga bisa menjadi ruang komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui pendekatan langsung itu, Samsu berharap hubungan Kelurahan Beji dengan warga semakin dekat.

Sekaligus memastikan informasi mengenai program dan pelayanan Pemkot Depok bisa diterima masyarakat secara jelas.

“Semoga kita semua diberikan kesehatan yang paripurna,” tuntas Samsu.