INDORAYATODAY.COM – Minggu pagi di Jalan Margonda Raya, Depok, selalu ramai dengan semangat car free day. Namun, ada satu pemandangan yang sukses mencuri perhatian dan menebarkan pesona budaya: langkah anggun Chaitlyn Arvianti, finalis Duta Pariwisata Jawa Barat (Jabar) 2025.

Dengan balutan kebaya putih yang memukau dan bawahan kain batik Gong Si Bolong bercorak bunga serta belimbing khas Kota Depok, Chaitlyn mengubah aspal CFD menjadi panggung catwalk dadakan.

Di hadapan Balai Kota Depok, Chaitlyn, yang juga mahasiswi pariwisata Universitas Indonesia (UI), melenggang di antara keramaian.

Setiap langkahnya memancarkan kebanggaan akan busana Nusantara, membuat banyak pasang mata terpukau. Ini bukan sekadar pamer busana, melainkan sebuah misi budaya.

Kebaya: Simbol “Women Empowerment” dan Cinta Indonesia

Chaitlyn menjelaskan, aksinya di CFD bertujuan utama untuk memperkenalkan keindahan batik Gong Si Bolong, motif khas Kota Depok. Namun, kebaya putih yang dikenakannya memiliki makna lebih dalam.

“Kebaya itu menunjukkan bahwa itu adalah women empowerment, dan kebaya itu lebih dari sebuah busana,” kata Chaitlyn dengan semangat.

Baginya, kebaya adalah wujud kekuatan dan keanggunan seorang wanita.

“Ini adalah, apa ya, wujud paling simple untuk kita menunjukkan cinta kita kepada Indonesia dan kebudayaannya.”

Ia menambahkan, kebaya memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri yang mampu membuat setiap perempuan tampil cantik saat mengenakannya. Ini adalah bentuk kekayaan budaya yang patut dibanggakan.

Ajak Generasi Muda Bangga Budaya di Era Globalisasi

Di tengah arus globalisasi yang tak terbendung, Chaitlyn tak lupa menyerukan ajakan kepada generasi muda. Ia berharap anak-anak muda tak melupakan dan terus mencintai kebudayaan Indonesia.

“Kita harus tetap bisa menunjukkan bahwa Indonesia itu indah. Bahkan kalau perlu, kita yang menunjukkan ke dunia bahwa kebaya itu indah, batik itu indah,” pungkasnya, dengan nada optimis.(sal/tbn/**)

BACA JUGA:  Supian Suri Ajak Warga Manfaatkan Program Gratis: Sekolah Swasta dan Puskesmas Tanpa Biaya