INDORAYATODAY.COM, DELI SERDANG – PSMS Medan menggeser Persikad Depok dari puncak klasemen Grup A setelah menang telak 4-0 pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.
Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu malam, PSMS Medan baru mampu membuka keunggulan pada babak kedua. Sebanyak 5.160 penonton menyaksikan tuan rumah mencetak empat gol tanpa balas.
Gol pertama PSMS lahir melalui Phillerson Oliveira pada menit ke-54. Keunggulan tersebut kemudian diperbesar Javier Savireo Toro yang mencetak hattrick pada menit ke-66, 72, dan 91.
Kemenangan tersebut membuat PSMS mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan, hasil tiga kemenangan dan satu kali imbang. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu pun berhak menempati posisi teratas klasemen sementara Grup A.
Sebaliknya, Persikad Depok turun ke peringkat kedua dengan koleksi sembilan poin. Tim asal Depok tersebut sebelumnya mengantongi tiga kemenangan, tetapi kini harus menerima kekalahan perdana di kompetisi.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengapresiasi perjuangan para pemain yang dinilainya mampu menjalankan instruksi hingga pertandingan berakhir.
“Pertama kita syukuri, alhamdulillah dua kali ini kita ambil tiga poin di kandang. Apresiasi buat perjuangan pemain dari menit awal sampai akhir,” ujar Eko seusai pertandingan.
Eko menilai PSMS kesulitan membongkar pertahanan Persikad pada babak pertama. Menurut dia, lawan menerapkan permainan bertahan dengan blok rendah atau low block sehingga pemainnya perlu lebih sabar dalam membangun serangan.
Setelah jeda, Eko meminta anak asuhnya bermain lebih tenang dan meningkatkan tekanan. Strategi tersebut membuahkan hasil dengan empat gol yang tercipta pada babak kedua.
“Di babak pertama kita kurang sabar. Lawan melakukan low block, sulit membongkar pertahanan lawan. Di babak kedua, kita instruksikan kepada pemain lebih tenang dan banyak peluang terjadi,” katanya.
Meski menang besar, Eko mengingatkan skuadnya agar tidak terlena. Konsistensi disebut menjadi pekerjaan penting karena kompetisi masih panjang dan PSMS membutuhkan poin dari setiap pertandingan.
Phillerson Oliveira menyebut gol pembuka menjadi titik balik pertandingan. Ia mengapresiasi dukungan suporter yang hadir langsung di stadion.
“Pertandingan yang sulit. Kita butuh gol pertama untuk membuka semuanya. Kami terus menekan dan melakukan pekerjaan yang kami lakukan di latihan,” kata Phillerson.
Ia juga menegaskan keberhasilannya mencetak gol melalui situasi bola mati merupakan hasil latihan yang dilakukan secara rutin. ***

Tinggalkan Balasan