INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Wali Kota Depok Supian Suri meminta kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ikut memastikan tidak ada anak di lingkungan masing-masing yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan akibat keterbatasan biaya.
Hal tersebut disampaikan Supian saat menghadiri malam puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kota Depok di Alun-Alun Timur Grand Depok City (GDC), Kecamatan Cilodong, Sabtu (17/10/2026).
Supian menilai kader PKK memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menjangkau keluarga yang membutuhkan dukungan pendidikan. Karena berada dekat dengan masyarakat, para kader diharapkan aktif memperhatikan kondisi anak-anak di wilayahnya.
Terlebih, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah menyediakan sejumlah program pendidikan gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga SMP dan madrasah tsanawiyah (MTs).
Dalam sambutannya, Supian mengungkapkan Pemkot Depok telah bekerja sama dengan 22 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk memberikan layanan pendidikan gratis.
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu keluarga yang kesulitan membiayai pendidikan anak, mengingat jumlah taman kanak-kanak (TK) negeri di Kota Depok saat ini baru dua sekolah.
Supian meminta kader PKK tidak hanya mengetahui keberadaan program tersebut, tetapi juga ikut memperhatikan anak-anak di lingkungan masing-masing yang belum mendapatkan layanan pendidikan usia dini.
Perhatian serupa juga diminta untuk anak-anak yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP atau MTs.
Menurut Supian, Pemkot Depok telah menggandeng 52 sekolah swasta pada kedua jenjang tersebut untuk menyediakan pendidikan gratis. Kerja sama itu melengkapi keberadaan 34 SMP negeri di Kota Depok.
“Ini juga saya titip jangan sampai juga ada anak-anak kita yang tidak sekolah SMP atau jenjang Tsanawiyah, ya,” ujar Supian.
Melalui keterlibatan kader PKK, ia berharap informasi mengenai fasilitas pendidikan gratis dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan.
Selain menyediakan pendidikan gratis, Pemkot Depok juga telah mengalokasikan bantuan operasional sebesar Rp6 juta bagi masing-masing lembaga PAUD dari lebih dari 1.200 PAUD yang ada di Kota Depok.
Dukungan lainnya berupa tambahan penghasilan Rp200.000 per bulan bagi lebih dari 6.000 guru PAUD, TK, dan raudatul athfal (RA).
Supian menyebut dukungan terhadap pendidikan sebagai bagian dari investasi untuk menyiapkan masa depan anak-anak Kota Depok.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi pengabdian kader PKK yang selama ini membantu pemerintah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, kontribusi para kader tidak selalu dapat dibalas dengan penghargaan yang sebanding, mengingat besarnya waktu dan tenaga yang mereka curahkan untuk masyarakat.
“Karena kami Pemerintah Kota Depok pastinya tidak akan bisa memberikan apresiasi yang setimpal dengan apa yang Bapak Ibu berikan buat bangsa ini, buat lingkungan, buat masyarakat di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Supian berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, dan kader PKK terus diperkuat agar berbagai program yang telah disiapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan