INDORAYATODAY.COM – Polda Metro Jaya membantah kabar penangkapan terhadap enam aktivis Greenpeace Indonesia yang memanjat Patung Selamat Datang di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Kepolisian menegaskan tindakan petugas di lapangan murni merupakan upaya pengamanan dan penyelamatan.
Langkah evakuasi tersebut mengutamakan keselamatan jiwa serta kondisi medis para aktivis yang membentangkan spanduk di monumen bersejarah tersebut.
Dalam proses evakuasi, Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan personel TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Saat diturunkan dari atas patung, beberapa aktivis dilaporkan mengalami penurunan kondisi fisik.
Menanggapi kondisi peserta aksi yang kelelahan, polisi menyiagakan tim medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat.
“Saat turun dari patung, sejumlah aktivis berada dalam kondisi lemas dan pusing. Petugas langsung menyiagakan mobil Dokkes untuk memberikan penanganan medis secara cepat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
Budi menegaskan, keselamatan serta kondisi fisik para aktivis menjadi fokus utama petugas di lapangan selama proses evakuasi berlangsung.
Selama pemeriksaan awal dan penanganan medis, para aktivis turut didampingi oleh tim Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Polisi memastikan tidak ada penahanan yang dilakukan terhadap para demonstran tersebut.

Tinggalkan Balasan