INDORAYA TODAY – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan komitmennya dalam menghargai jasa-jasa purnawirawan TNI dengan menganugerahkan pangkat Jenderal Kehormatan Bintang Tiga kepada Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun.

Penganugerahan kehormatan yang diserahkan langsung oleh Prabowo ini mendapat apresiasi tinggi dari Direktur Eksekutif Nasional Institut, Riyanda Barmawi. Riyanda menegaskan, penghargaan tersebut adalah bukti nyata penghormatan negara terhadap pengabdian dan integritas Musa Bangun selama bertugas di TNI.

Menurut Riyanda, langkah Prabowo dalam memberi penghargaan tersebut bukan hanya sekadar formalitas, melainkan juga sebagai upaya memperkuat semangat kebangsaan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Nasional Institut memandang sinergi antara militer, pemerintahan, dan masyarakat sipil sebagai fondasi penting menjaga kedaulatan dan membangun Indonesia yang maju,” ujar Riyanda, Minggu (10/8/2025).

Musa Bangun, lulusan Akademi Militer 1983 dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) 1998, dikenal sebagai sosok perwira lapangan yang piawai merancang strategi, disiplin, serta sangat peduli terhadap keselamatan pasukannya. Sepanjang kariernya, Musa terlibat dalam sejumlah operasi strategis, seperti Operasi Seroja, penanganan konflik di Aceh, dan misi keamanan di Papua.

Prabowo, yang juga mantan Menteri Pertahanan, tampak serius memberikan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan terhadap loyalitas dan dedikasi Musa Bangun. Berbagai jabatan penting yang pernah diemban Musa, mulai dari Komandan Resor Militer hingga Koordinator Staf Ahli Kasad, menunjukkan kualitas kepemimpinan yang patut dicontoh.

Tidak hanya itu, Musa Bangun juga menerima sejumlah penghargaan bergengsi seperti Bintang Yudha Dharma Nararya dan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai purnawirawan berprestasi.

Riyanda Barmawi berharap, penganugerahan ini bisa menjadi inspirasi tidak hanya bagi prajurit aktif dan purnawirawan, tetapi juga bagi seluruh tokoh bangsa untuk terus menjaga kehormatan negara dan mengabdi dengan dedikasi tinggi. Penghargaan dari Prabowo ini sekaligus mengingatkan bahwa peran militer dan sipil harus berjalan beriringan demi Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat.

BACA JUGA:  Wali Kota Depok dan IJTI Gelar Aksi Bersih-Bersih di CFD Margonda