INDORAYATODAY.COM — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menginstruksikan sekitar 25.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk menanam satu pohon per orang.

Kebijakan ini juga mewajibkan setiap kantor pemerintahan membangun fasilitas pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya Pemkab Bogor memberi contoh nyata dalam menjaga lingkungan.

Langkah ini dimulai dengan penanaman pohon serentak yang dipimpin langsung oleh Bupati Rudy Susmanto pada Kamis (14/8/2025) di Pendopo Bupati, Cibinong.

“Seluruh SKPD, kantor kecamatan, hingga sekolah milik pemkab wajib punya TPS (Tempat Pengolahan Sampah) masing-masing. Kalau kita mau masyarakat ikut mengelola sampah, pemerintahnya harus memulai lebih dulu,” tegas Rudy.

Instruksi ini tertuang dalam surat edaran yang dikirimkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dua pekan lalu.

Jika lahan di kantor terbatas, bibit pohon akan diserahkan kepada Bappedalitbang untuk didistribusikan ke lokasi lain yang membutuhkan.

Untuk wilayah perkotaan, Pemkab Bogor memprioritaskan penanaman pohon buah seperti mangga, durian, dan rambutan. Sementara di daerah pegunungan, fokusnya adalah tanaman keras yang berfungsi sebagai penjaga resapan air.

“Pohon cangkokan yang kita tanam bisa berbuah dalam dua sampai tiga tahun, sehingga memberi manfaat ekonomi dan ketahanan pangan,” ujar Rudy.

Program ini digerakkan secara gotong royong dan melibatkan berbagai pihak di luar anggaran pemerintah. Menurut Rudy, biaya program ini tidak besar, dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Satu pohon yang ditanam akan menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat,” tambahnya.

Rudy berharap dalam beberapa tahun ke depan, Kabupaten Bogor akan dikenal sebagai wilayah yang asri, produktif, dan lestari, dengan ketersediaan buah yang melimpah.

 

 

 

BACA JUGA:  Wali Kota Depok Tegaskan Situ Tujuh Muara Ruang Publik