INDORAYATODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat mengikuti konferensi video dalam acara peresmian sejumlah pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dan tenaga surya (PLTS).

Menurut Prabowo, Bahlil bernasib baik karena bisa menjabat sebagai menteri.

Momen tersebut terjadi saat Prabowo berdialog dengan Bupati Mappi, Papua Selatan, Kristosimus Yohanis Agawemu, usai meresmikan pengoperasian dan pembangunan pembangkit listrik yang tersebar di 15 provinsi. Acara berlangsung di PLTP Blawan Ijen Unit 1, Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (26/6/2025).

Dalam dialog tersebut, Bahlil memuji Bupati Kristosimus sebagai salah satu kepala daerah yang cerdas di Papua, karena penyampaian pendapatnya yang rapi dan terstruktur.

“Pak Bupati ini mungkin salah satu bupati yang pintar di Papua. Kau hebat sekali, bagus juga,” ujar Bahlil, seperti tampak dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo kemudian menanggapi pernyataan Bahlil sambil bercanda. Ia menyebut bahwa Bahlil, yang juga berasal dari Papua, bernasib baik karena bisa menjadi Menteri ESDM.

“Ini Menteri ESDM juga dari Papua rupanya ya. Nasib kau baik jadi menteri,” ucap Prabowo sambil tertawa.

Candaan itu langsung disambut Bahlil, yang juga ikut tertawa dan mengatakan bahwa memang cukup beruntung bisa memimpin Kementerian ESDM. Ia menyebut, jika mendapat posisi menteri lain, bisa jadi nasibnya tak sebaik itu.

“Nasib agak baik karena menteri ESDM. Kalau menteri yang lain parah juga kelihatannya,” sahut Bahlil.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mappi Kristosimus melaporkan bahwa masih terdapat sekitar 67 kampung di wilayahnya yang belum teraliri listrik, dari total 162 kampung yang ada. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerahnya.

BACA JUGA:  Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Serap Aspirasi Kesehatan di Tangerang, Langsung Kontak Dirut BPJS Kesehatan

“Di Kabupaten Mappi kurang lebih ada 162 kampung. Kami masih kekurangan di sekitar 67 kampung yang belum terlistriki,” jelasnya.[]