INDORAYATODAY.COM – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh perusahaan di wilayahnya untuk menyalurkan dana bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) guna memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak.

Rudy Susmanto mengingatkan bahwa masih banyak sekolah yang butuh perbaikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kita Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak seluruh perusahaan baik dari sektor industri maupun manufaktur untuk menyalurkan dana CSR-nya ke sarana dan prasarana umum, salah satunya sekolahan,” kata Rudy, Senin (8/9).

Menurutnya, Pemkab Bogor telah mendata sekolah-sekolah yang rusak dan membutuhkan penanganan. Data tersebut mencakup catatan kerusakan, termasuk gambar dan estimasi biaya perbaikan.

Langkah ini diharapkan menjadi cara alternatif untuk menuntaskan perbaikan sekolah tanpa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Jadi intinya perbaikan sekolah rusak ini tidak hanya menggunakan dana APBD tetapi bisa juga menggunakan CSR. Nah, kita harap, ini bisa menjadi salah satu cara menuntaskan sekolah rusak dan perusahaan juga bisa memilih sekolah mana yang akan menjadi fokus mereka dalam perbaikan,” ungkapnya.

Meski demikian, Rudy menegaskan bahwa penyaluran dana CSR untuk perbaikan sekolah ini tidak bersifat wajib. Ia memahami bahwa beberapa perusahaan mungkin sudah memiliki program bantuan di lingkungan terdekat mereka.

“Ada juga perusahaan yang tidak ikut, karena mereka sudah membantu di lingkungan sendiri melalui desa. Dan itu tidak masalah, karena penyaluran dana CSR untuk perbaikan sekolah rusak salah satunya ini tidak diwajibkan,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Warga Depok Padati CFD Margonda, Nikmati Olahraga dan Kuliner Pagi