BEKASI, INDORAYA TODAY – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk terus mendorong inovasi dan teknologi tepat guna yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat membuka puncak acara Bekasi Innovation Week 2025 di Universitas Muhammadiyah Indonesia (Unisma), Bekasi Timur, Senin (24/11/2025).

Abdul Harris mengungkapkan, prestasi Kota Bekasi dalam inovasi telah diakui secara nasional. Pada 2024, Bekasi menempati peringkat ketiga sebagai kota terinovatif tingkat nasional dalam Innovative Government Award 2024, mempertahankan konsistensi prestasi selama tiga tahun berturut-turut.

Tak hanya di level nasional, Kota Bekasi juga menonjol di bidang teknologi tepat guna. Masyarakat berhasil meraih juara pertama Pos Pelayanan Teknologi tingkat Provinsi Jawa Barat, bukti bahwa inovasi yang dikembangkan memiliki dampak nyata bagi warga.

“Tidak berpuas diri, terus tingkatkan kemampuan dan yang terpenting memiliki dampak dan nilai yang manfaat bagi masyarakat kita,” ujar Wawali Abdul Harris Bobihoe.

Ia menekankan bahwa inovasi tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Kota Bekasi yang kini memasuki usia ke-28 menghadapi dinamika pembangunan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi hal yang tidak kalah penting.

Abdul Harris menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan inovasi. Setiap teknologi yang dikembangkan harus bisa menjawab kebutuhan warga dan mempercepat pelayanan publik.

Puncak Bekasi Innovation Week 2025 ini menampilkan beragam inovasi dari sektor pendidikan, kesehatan, transportasi, hingga smart city. Wawali berharap seluruh program inovasi dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bekasi.

Acara ini juga menjadi ajang bagi startup lokal dan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk berbasis teknologi. Menurut Wawali, dukungan pemerintah terhadap ekosistem inovasi akan memperkuat daya saing Kota Bekasi di tingkat nasional.

BACA JUGA:  Jenal Mutaqin Sebut 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Telah Beroperasi di Kota Bogor

Abdul Harris menegaskan, transformasi digital dan inovasi tepat guna harus menjadi prioritas. Ia meminta setiap inovasi yang lahir harus memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi warga, bukan sekadar prestasi administratif.

Bekasi Innovation Week 2025 menjadi momentum bagi Kota Bekasi untuk menegaskan perannya sebagai kota yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.