INDORAYATODAY.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meresmikan gedung baru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Cimahpar pada Kamis (11/12/2025). Peresmian yang diisi dengan tasyakuran ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bogor, Hanafi, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi.

Dalam sambutannya, Jenal Mutaqin menegaskan bahwa pembangunan gedung baru ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menjawab permasalahan klasik terkait keterbatasan daya tampung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) bagi lulusan SD.

“Dua SMP yang sudah kita sahkan, yaitu SMP Negeri 22 dan SMP Negeri 23, kini bergabung dengan SDN 3 Cimahpar ini. Hal ini diharapkan dapat menambah kesempatan bagi siswa untuk masuk ke sekolah negeri,” jelas Jenal.

Jenal menjelaskan, wilayah Bogor Utara dan Bogor Timur, khususnya area Sindangsari, Sindangrasa, Harjasari, dan Muarasari, masih mengalami kekurangan sekolah negeri. Kondisi ini memaksa siswa untuk menempuh jarak yang cukup jauh menuju sekolah.

Untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Jenal juga menyampaikan komitmen Pemkot untuk terus berupaya menambah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN). Saat ini, dua lahan telah disiapkan di wilayah Kayu Manis dan Rancamaya. Namun, anggaran pembangunan fisik SMAN masih menunggu realisasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kewajiban kita (Pemkot) hanya menyediakan lahan. Ikhtiar di bidang pendidikan akan terus kita maksimalkan demi memberikan layanan pendidikan terbaik untuk anak-anak Kota Bogor,” tegasnya.

Terkait kondisi fisik, Jenal menilai fasilitas bangunan baru SDN 3 Cimahpar sudah cukup representatif untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Setiap ruang kelas bahkan telah dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC) demi kenyamanan siswa.

Meskipun demikian, pengadaan mobiler (meja, kursi, dan perabotan) tambahan akan dilakukan secara bertahap pada tahun anggaran 2026.

BACA JUGA:  Wakil Wali Kota Bogor Apresiasi Pentas Seni IPB University, Jadi Pembelajaran Keberagaman

Mengingat SDN 3 Cimahpar kini berbagi kawasan dengan dua SMPN baru, pengaturan fasilitas olahraga dan upacara dilakukan terpisah.
“Lapangan olahraga tidak digabung karena tidak memungkinkan. Olahraga untuk SD dilakukan di lantai atas, sedangkan SMP di bawah. Upacara pun dilaksanakan terpisah, meski kawasan sekolah tetap satu dan saling berinteraksi,” jelas Jenal.

Wakil Wali Kota berharap fasilitas pendidikan yang baru ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bogor. “Semoga bermanfaat, dan semoga uang rakyat terus kembali untuk rakyat,” tutup Jenal.