DEPOK, INDORAYA TODAY – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Depok menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program yang dijalankan Pemerintah Kota Depok di bawah kepemimpinan Wali Kota Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah.

Program-program tersebut dinilai membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus mendorong peningkatan omzet pelaku usaha kecil.

Salah satu program yang mendapat respons positif adalah Jajanan Kuliner Nusantara yang digagas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok. Program ini menjadi layanan baru di UMKM Center ITC Depok dan dimanfaatkan sebagai ruang promosi sekaligus penjualan produk UMKM.

Pelaku UMKM asal Kecamatan Beji, Gaby, menilai kehadiran program tersebut memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha, terutama dari sisi pemasaran dan pendapatan.

“Program ini bantu banget UMKM buat pamerin produk. Omzet juga nambah karena lokasinya strategis, banyak yang lewat ke Stasiun Depok Baru, terminal, sampai karyawan ITC,” ujarnya, dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Kamis (1/12/2026).

Gaby menjelaskan, Jajanan Kuliner Nusantara beroperasi setiap pagi pukul 06.00-09.00 WIB dengan beragam produk, mulai dari kue basah, nasi bakar, hingga minuman, dengan harga terjangkau mulai Rp3.000.

Menurut dia, kebijakan yang dijalankan Pemkot Depok saat ini terasa lebih berpihak pada pelaku UMKM dibandingkan program-program sebelumnya, khususnya dalam hal membuka ruang promosi dan pemasaran.

“Sekarang peluangnya lebih luas, pasarnya dibuka lebih banyak,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan pelaku UMKM lainnya, Seri. Ia menilai konsep “jualan sama-sama” yang diterapkan Pemkot Depok telah membuka banyak titik jualan baru bagi pelaku UMKM di berbagai lokasi strategis.

“Artinya peluang omzet juga makin besar. Harapannya pemerintah tetap konsisten dukung UMKM,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dedie Rachim Buka Kejuaraan Marching Band, Bogor Didorong Jadi Magnet Seni dan Sportivitas

Seri juga mendorong agar Pemkot Depok terus melibatkan UMKM lokal dalam berbagai kegiatan pemerintahan, khususnya untuk kebutuhan konsumsi.

“Kalau ada rapat atau kegiatan, alangkah baiknya order ke UMKM, jangan ke toko besar,” pungkasnya.