INDORAYATODAY.COM  – Di sela agenda kenegaraan yang padat, Presiden RI Prabowo Subianto menyempatkan diri melakukan pertemuan strategis dengan legenda sepak bola dunia asal Prancis, Zinedine Zidane. Pertemuan yang berlangsung pada Minggu pagi waktu setempat ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memajukan kasta sepak bola Indonesia.

Langkah ini dilakukan Presiden usai memaparkan konsep arah ekonomi nasional, Prabowonomics, di forum bergengsi World Economic Forum (WEF). Dalam pertemuan tertutup selama kurang lebih 45 menit tersebut, Presiden Prabowo berdiskusi hangat mengenai masa depan sepak bola Tanah Air.

Fokus pada Infrastruktur Akar Rumput
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah rencana besar pemerintah untuk mengintegrasikan olahraga ke dalam sistem pendidikan. Presiden Prabowo mengungkapkan ambisinya agar setiap sekolah baru yang dibangun di masa depan wajib dilengkapi dengan fasilitas lapangan sepak bola yang mumpuni.

“Fasilitas tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi siswa, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh anak-anak di lingkungan sekitar sekolah guna menjaring bakat-bakat muda sejak dini,” ujar Presiden dalam keterangan resminya.

Meminta Masukan Sang Maestro
Tidak sekadar berdiskusi soal sarana prasarana, Presiden juga meminta pandangan teknis dari Zidane. Sebagai sosok yang sukses baik sebagai pemain maupun pelatih, Zidane diharapkan dapat memberikan perspektif berharga mengenai pengembangan talenta dan penguatan struktur Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Pertemuan ini menegaskan bahwa “strategi negara” dan “strategi lapangan” harus berjalan beriringan. Pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul tidak hanya dilakukan melalui sektor ekonomi, tetapi juga melalui prestasi olahraga yang membanggakan di kancah internasional.

BACA JUGA:  Bertemu Presiden Steinmeier, Prabowo Minta Jerman Dukung Finalisasi IEU-CEPA