INDORAYATODAY.COM – Ketua MPR RI Ahmad Muzani mendorong penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Uzbekistan, khususnya di sektor industri halal dan pariwisata religi. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan resmi ke Senat Oliy Majelis Republik Uzbekistan yang diterima langsung oleh Ketua Senat, T. Narbayeva.

Muzani menegaskan bahwa Uzbekistan memiliki kedekatan historis yang kuat dengan Indonesia, yang diawali oleh kunjungan Presiden Sukarno saat berziarah ke makam Imam Bukhari di masa lalu.

“Dari situ persahabatan dan kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Uzbekistan terus terjalin dengan baik,” ujar Muzani dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6/2026).

Ada dua poin strategis yang diusulkan oleh delegasi MPR RI dalam pertemuan tersebut:

Penerbangan Langsung & Wisata Religi: Muzani berharap segera dibuka rute penerbangan langsung Indonesia-Uzbekistan guna mengakomodasi jemaah Indonesia yang ingin berziarah ke makam Imam Bukhari sebagai paket transit sebelum melanjutkan ibadah umrah ke Mekkah dan Madinah.

Pengembangan Industri Halal: Mengingat proyeksi populasi muslim dunia yang akan mencapai 30 persen pada tahun 2030, penguatan industri halal dinilai strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi kedua negara dan mengurangi ketergantungan pada produk impor.

Dalam kunjungan resmi tersebut, Ahmad Muzani turut didampingi oleh Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid serta sejumlah anggota MPR RI lainnya, seperti Himmatul Aliyah, Puti Sari, Melati Erzaldi, Longki Djanggola, Hoerudin Amin, dan Johan Rosihan.

BACA JUGA:  Cerita Qonita dan Al-Hayya, Jadi Rumah Kedua hingga Menjaga Asa dan Harapan Anak-anak Panti Asuhan Sejak 2014