INDORAYATODAY.COM  – Operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ketiga pada Senin (26/1/2026). Tim SAR Gabungan melaporkan total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi kini mencapai 38 orang, sementara puluhan warga lainnya dinyatakan masih hilang.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa pada pencarian hari ketiga ini, petugas kembali menemukan 13 jenazah dari timbunan material longsor. Jumlah tersebut menambah daftar korban jiwa yang pada hari sebelumnya tercatat sebanyak 25 orang.

“Hingga hari ketiga, total korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sebanyak 38 jiwa. Seluruh jenazah telah dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ujar Ade Dian melalui keterangan tertulisnya, Senin (26/1) malam.

Upaya evakuasi di titik bencana Pasirlangu menghadapi tantangan berat. Tingginya timbunan tanah serta kondisi material yang masih basah dan labil menjadi kendala utama bagi petugas di lapangan. Tim SAR harus ekstra waspada terhadap potensi longsor susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Guna mempercepat proses evakuasi, otoritas setempat telah mengerahkan alat berat untuk mengeruk material tanah yang menutup pemukiman. Selain itu, petugas juga mengombinasikan metode pencarian manual dan teknologi untuk memetakan lokasi korban.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 43 warga dilaporkan masih tertimbun dan belum ditemukan. Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan operasi kemanusiaan ini hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.

“Pencarian saat ini difokuskan pada sektor Alpha dan Bravo. Kami memaksimalkan penggunaan alat berat, penyisiran manual, serta pemantauan udara menggunakan drone UAV untuk mendeteksi titik-titik yang dicurigai terdapat korban,” pungkas Ade.

Bencana longsor ini menjadi pengingat bagi warga yang bermukim di daerah perbukitan Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam waktu lama.

BACA JUGA:  Update Bencana Sumatera Korban Tewas Tembus 1.016, Pencarian 212 Warga Hilang Terus Dilakukan