INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna menerima aspirasi warga Kelurahan Tugu terkait rencana pembangunan jembatan penghubung menuju Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji. Jembatan tersebut diusulkan untuk membuka akses zonasi pendidikan ke SMP Negeri 34 Depok.
Usulan pembangunan jembatan disampaikan warga RW 10 Kelurahan Tugu dalam kegiatan reses DPRD. Secara geografis, lokasi Kelurahan Tugu dinilai cukup dekat dengan SMPN 34 yang berada di Jalan Bakti Karya, Kelurahan Pondok Cina. Namun, keterbatasan akses penghubung antarwilayah membuat warga Tugu belum masuk dalam zonasi sekolah tersebut.
Ade membenarkan adanya aspirasi tersebut dan menilai pembangunan jembatan akan memberikan manfaat bagi warga, khususnya dalam meningkatkan akses pendidikan.
“Kalau jembatan itu terbangun, zonasi pendidikan ke Kelurahan Tugu bisa bertambah,” ujar Ade, Jumat (6/2/2026).
Menurut dia, jembatan penghubung tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga memperlancar mobilitas warga antarwilayah di Kota Depok.
Ia menjelaskan usulan tersebut sebelumnya belum pernah dibahas secara resmi dan baru disampaikan warga dalam forum reses.
Ade mengatakan DPRD akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan mengomunikasikannya kepada dinas teknis serta anggota dewan yang membidangi infrastruktur. Langkah tersebut dilakukan untuk mengkaji kelayakan pembangunan jembatan, baik dari sisi perencanaan maupun anggaran.
“SMPN 34 secara wilayah cukup dekat. Nanti akan kita komunikasikan dengan dinas terkait agar harapan warga Tugu memiliki akses ke sekolah tersebut bisa direalisasikan,” katanya.
Ia menilai usulan tersebut layak diperjuangkan karena berkaitan dengan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.
Selain membuka akses zonasi sekolah, jembatan juga diharapkan meningkatkan konektivitas wilayah Tugu dan Pondok Cina sehingga mempermudah aktivitas warga sehari-hari.
Ade menegaskan DPRD siap mengawal aspirasi warga melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Ia berharap pembangunan jembatan penghubung dapat menjadi solusi akses pendidikan sekaligus mendukung mobilitas antarwilayah di Depok.

Tinggalkan Balasan