INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Mendekati pertengahan bulan suci Ramadhan, sejumlah lingkungan permukiman di Kota Depok dihiasi lampu warna-warni dan ornamen bernuansa Islami. Fenomena yang dikenal sebagai “Gang Ramadhan” ini mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kota Depok Mazhab HM.
Mazhab menilai inisiatif warga menghias gang secara swadaya mencerminkan semangat kebersamaan sekaligus kegembiraan menyambut bulan penuh berkah.
“Ketika memasuki gang Ramadhan, suasananya berbeda. Ada lampu-lampu hias, ornamen Islami, dan kebersamaan warga yang terasa kuat. Ini kreatif dan patut diapresiasi,” ujar Mazhab, Selasa (3/3/26).
Menurut dia, tradisi tersebut tidak sekadar memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antarwarga. Aktivitas gotong royong menjelang dan selama Ramadan dinilai mampu menghadirkan suasana harmonis di tengah kehidupan perkotaan yang cenderung individual.
Mazhab menekankan bahwa Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, melainkan juga momentum memperkuat ukhuwah serta kepedulian sosial. Ia melihat kegiatan menghias gang menjadi simbol kebersamaan yang tumbuh dari tingkat lingkungan.
Ia juga menilai tradisi tersebut memiliki nilai edukatif bagi generasi muda. Ketika anak-anak melihat lingkungannya hidup dengan nuansa Ramadhan, mereka dapat memahami makna bulan suci melalui pengalaman langsung di sekitar tempat tinggal.
“Anak-anak belajar bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual, tetapi ada kebersamaan dan kegembiraan yang dibangun bersama,” katanya.
Mazhab berharap kreativitas warga dalam menghadirkan atmosfer Ramadhan dapat terus dikembangkan tanpa mengurangi nilai kesederhanaan yang menjadi esensi bulan suci.
Fenomena Gang Ramadhan di Depok dinilai tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial. Mazhab mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian antarwarga. ***

Tinggalkan Balasan