BEKASI, INDORAYA TODAY – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menyambut positif program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1.
Hal tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri langsung kegiatan Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional yang dibuka Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, di Gedung Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBVP) Kemnaker, Kota Bekasi, Rabu (8/4/2026).
Menurut Bobihoe, program pelatihan vokasi menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di dunia industri yang semakin kompetitif.
“Kami menyambut baik terselenggaranya program ini. Diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang cakap, profesional, dan siap terjun ke dunia kerja,” ujar Bobihoe.
Ia menegaskan, kehadiran program vokasi nasional juga diyakini mampu menjadi solusi konkret dalam menekan angka pengangguran, khususnya di Kota Bekasi.
“Pelatihan ini bukan hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memastikan bahwa program ini tidak sekadar pelatihan, tetapi juga terhubung langsung dengan kebutuhan industri.
Ia menyebutkan, setidaknya 50 persen peserta yang mengikuti pelatihan, baik secara daring maupun luring, telah memiliki jaminan untuk terserap di dunia kerja.
“Yang paling penting, 50 persen peserta yang mengikuti kick off hari ini sudah memiliki kepastian untuk bekerja,” kata Yassierli.
Menaker pun mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan maksimal, termasuk menyerap ilmu dari para instruktur yang memiliki jaringan luas di industri.
“Belajar dengan sungguh-sungguh, pastikan lulus dan mendapatkan sertifikat. Manfaatkan pengalaman dari para instruktur yang memiliki jejaring industri,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan