INDORAYATODAY.COM – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, menegaskan posisi diplomatik Indonesia yang tetap konsisten tidak berpihak di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Pernyataan ini mempertegas komitmen Indonesia dalam menjalankan amanat konstitusi untuk menjaga ketertiban dunia.

Dalam pertemuannya dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, di Jakarta, Rabu (15/4/2026), Muzani menekankan bahwa sebagai negara yang menganut prinsip politik bebas aktif, Indonesia tidak akan terseret dalam polarisasi kekuatan dunia.

“Indonesia dalam situasi seperti ini tidak mungkin untuk melakukan pemihakan. Adalah kewajiban bagi kita untuk terus mencari solusi damai sehingga diplomasi menjadi satu-satunya cara menyelesaikan perbedaan,” ujar Ahmad Muzani.

Sikap tegas ini selaras dengan langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang terus menjalin komunikasi intensif dengan para pemimpin negara Arab guna mendinginkan suasana di kawasan.

Ahmad Muzani menyebut bahwa para ulama, kiai, dan pemimpin pondok pesantren di tanah air menaruh harapan besar agar Indonesia mengambil peran sentral sebagai mediator perdamaian.

Menciptakan budaya damai merupakan bagian integral dari pembukaan UUD 1945. Oleh karena itu, kekuatan diplomasi dan perundingan harus tetap dipercaya sebagai instrumen utama, sebagaimana sejarah telah membuktikan efektivitasnya dalam menjaga perdamaian dunia pasca-Perang Dunia Kedua.

Selain menegaskan posisi Indonesia, Ketua MPR juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Arab Saudi yang dinilai mampu menahan diri dan tidak terpancing dalam gejolak yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Meskipun putaran perundingan damai antara AS dan Iran di Pakistan sebelumnya belum menghasilkan kesepakatan permanen, Indonesia tetap mendorong agar jalur diplomasi tidak terputus. Melalui kolaborasi antarnegara dan dukungan moral dari tokoh agama, Indonesia optimistis stabilitas di kawasan Timur Tengah dapat segera terwujud demi keamanan global.

BACA JUGA:  Muzani: Pembangunan RSUD M Thohir Bukti Komitmen Prabowo untuk Kesehatan di Daerah Terpencil