INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menilai kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Prancis menjadi bukti Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika geopolitik global.
Menurut Sugiat, Indonesia saat ini tidak berpihak secara mutlak kepada kekuatan besar dunia seperti Amerika Serikat maupun China.
Dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026), Sugiat mengatakan langkah diplomasi Prabowo menunjukkan Indonesia berupaya menjaga keseimbangan hubungan internasional dengan berbagai negara.
“Kunjungan ke Prancis ini bukti nyata politik bebas aktif yang berwibawa,” ujar Sugiat.
Ia menyebut Indonesia tidak mengekor kepada Amerika Serikat, tidak tunduk kepada China, dan tetap berani menjalin hubungan dengan berbagai negara demi kepentingan nasional.
Menurut Sugiat, Prabowo saat ini sedang menjalankan strategi keseimbangan geopolitik atau hedging agar Indonesia memiliki posisi tawar kuat di mata dunia.
“Pak Prabowo sedang mempraktikkan hedging tingkat tinggi agar Indonesia tidak bisa diabaikan oleh kekuatan dunia mana pun,” katanya.
Sugiat menilai diplomasi yang dijalankan Prabowo bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya meningkatkan posisi Indonesia di tingkat global.
Ia bahkan menyebut Prabowo tengah berupaya membawa Indonesia naik kelas menjadi kekuatan dunia yang mandiri.
Sementara itu, Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya telah melakukan pertemuan bilateral di Istana Elysee, Paris, Kamis (28/5/2026) waktu setempat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas sejumlah isu strategis seperti kerja sama pertahanan, energi bersih, pendidikan, riset, hingga implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Prabowo juga menyampaikan penghormatan terhadap kepemimpinan Macron yang dinilai konsisten memegang prinsip dan berani mengambil sikap di panggung internasional.
“Selalu berani mengambil sikap yang positif, sikap yang tegas sesuai dengan prinsip-prinsip yang dipegang oleh Republik Prancis,” ujar Prabowo.
Gerindra menilai diplomasi Prabowo di Prancis menunjukkan Indonesia berupaya menjaga keseimbangan hubungan internasional sekaligus memperkuat posisi strategis di tengah persaingan geopolitik global. ***

Tinggalkan Balasan