INDORAYATODAY.COM – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menyatakan keyakinannya bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) akan mulai berfungsi penuh sebagai pusat pemerintahan pusat pada tahun 2028.
Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung progres pembangunan di Kalimantan Timur, Senin (20/4/2026). Muzani menegaskan bahwa IKN tidak hanya diperuntukkan bagi lembaga eksekutif, tetapi juga akan menaungi lembaga legislatif dan yudikatif secara terintegrasi.
“Rencana IKN menjadi ibu kota negara dengan pusat pemerintahan yang lengkap semakin pasti. Kami berharap 2028 menjadi waktu yang tepat bagi IKN untuk difungsikan secara menyeluruh,” ujar Muzani.
Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pembangunan gedung-gedung fasilitas untuk lembaga legislatif dan yudikatif yang prosesnya mulai berjalan saat ini.
Berdasarkan tinjauan lapangan, Muzani melihat kemajuan pesat dibanding kunjungannya pada akhir 2024 lalu.
Infrastruktur vital yang telah menunjukkan progres signifikan meliputi: Kantor Pengelola Otorita IKN. Istana Wakil Presiden. Sarana ibadah. Bandara pendukung IKN.
“Fasilitas dukungan terhadap IKN sudah sangat berkembang, dan ini sangat membanggakan,” tambahnya.
Di sisi lain, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dikabarkan telah mengirimkan 50 staf ke IKN untuk mempersiapkan kebutuhan operasional sebelum mulai berkantor secara resmi.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengonfirmasi bahwa persiapan fisik kantor, rumah dinas, hingga perabotan untuk Wakil Presiden hampir tuntas. Pihaknya memprediksi realisasi perpindahan kantor tersebut akan berlangsung dalam waktu dekat di tahun ini.

Tinggalkan Balasan