INDORAYATODAY.COM – Memasuki bulan Mei 2026, masyarakat disuguhkan dengan deretan tanggal merah yang cukup strategis. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, terdapat perpaduan libur nasional dan cuti bersama yang berpotensi menciptakan beberapa momen libur panjang (long weekend).

Penetapan ini merujuk pada regulasi Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian PANRB yang telah mengatur total 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama sepanjang tahun 2026.

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2024, berikut adalah empat hari libur nasional di bulan Mei:

1 Mei (Jumat): Hari Buruh Internasional

14 Mei (Kamis): Kenaikan Yesus Kristus

27 Mei (Rabu): Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah

31 Mei (Minggu): Hari Raya Waisak 2570 BE

Jadwal Cuti Bersama

Pemerintah juga menetapkan dua hari cuti bersama untuk memperpanjang durasi istirahat masyarakat:

15 Mei (Jumat): Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus

28 Mei (Kamis): Cuti Bersama Iduladha 1447 Hijriah

Analisis Peluang Long Weekend

Susunan kalender Mei 2026 sangat menguntungkan bagi perencanaan perjalanan wisata atau agenda keluarga:

Awal Mei: Libur Hari Buruh pada hari Jumat yang menyambung ke Sabtu-Minggu menciptakan libur 3 hari.

Pertengahan Mei: Libur Kenaikan Yesus Kristus (Kamis) ditambah cuti bersama (Jumat) menghasilkan libur panjang 4 hari.

Akhir Mei hingga Juni: Transisi akhir Mei menuju Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni juga menciptakan rangkaian libur panjang lintas bulan.

Hari Peringatan Nasional & Internasional

Selain tanggal merah, terdapat sejumlah hari penting yang diperingati pada bulan ini, di antaranya:

2 Mei: Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)

20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas)

21 Mei: Hari Reformasi

31 Mei: Hari Tanpa Tembakau Sedunia

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Soroti Regulasi Rumit: Minta Pejabat Sederhanakan Aturan Migas

Masyarakat diimbau untuk mulai merencanakan pemesanan tiket transportasi dan akomodasi jauh-jauh hari. Pasalnya, periode long weekend diprediksi akan memicu lonjakan aktivitas di sektor pariwisata dan perhotelan secara signifikan.