INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Timnas Indonesia menghadapi laga penentuan saat bertemu Singapura pada pertandingan terakhir Grup A ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, Jumat (7/8/2026).

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, menjadi penentu langkah skuad asuhan John Herdman di turnamen regional tersebut. Kemenangan menjadi satu-satunya hasil yang dapat membawa Indonesia melaju ke babak semifinal.

Persaingan di Grup A masih berlangsung ketat. Vietnam memimpin klasemen dengan tujuh poin, disusul Singapura yang juga mengoleksi tujuh poin. Sementara itu, Indonesia berada di posisi ketiga dengan enam poin.

Situasi tersebut membuat skuad Garuda tidak memiliki pilihan selain meraih tiga poin. Hasil imbang maupun kekalahan dipastikan mengakhiri langkah Indonesia di ASEAN Championship 2026.

Meski menghadapi tekanan, Indonesia memiliki modal positif jika melihat rekor pertemuan secara keseluruhan dengan Singapura. Dari 59 pertandingan di semua ajang, Garuda mencatatkan 30 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 19 kali menelan kekalahan.

Namun, catatan pertemuan di Piala AFF menunjukkan persaingan yang lebih berimbang. Dalam 11 pertemuan, Singapura meraih lima kemenangan, Indonesia mengoleksi tiga kemenangan, sedangkan tiga laga lainnya berakhir imbang.

Pertemuan terakhir kedua tim di Piala AFF terjadi pada semifinal edisi 2020 yang digelar di Singapura. Saat itu Indonesia memastikan tiket ke final setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama sebelum menang dramatis 4-2 melalui babak perpanjangan waktu pada leg kedua.

Laga tersebut dikenang sebagai salah satu duel paling sengit antara kedua negara. Indonesia sempat unggul melalui Ezra Walian sebelum Singapura membalikkan keadaan.

Garuda kemudian menyamakan kedudukan lewat Pratama Arhan, sementara penyelamatan penalti Nadeo Argawinata pada masa injury time menjaga asa Indonesia hingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

BACA JUGA:  Daftar Lengkap Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Pada extra time, Indonesia memastikan kemenangan melalui gol bunuh diri Shawal Anuar dan gol Egy Maulana Vikri.

Selain itu, Indonesia juga pernah mencuri kemenangan 2-1 di markas Singapura pada fase grup Piala AFF 2016 lewat gol Andik Vermansah dan Stefano Lilipaly. Sebaliknya, Garuda sempat takluk 0-1 pada edisi 2018 serta kalah dalam dua leg final Piala AFF 2004.

Menghadapi laga kali ini, Indonesia datang dengan tekad bangkit setelah menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam pada pertandingan sebelumnya. Di sisi lain, Singapura membawa modal hasil imbang tanpa gol melawan Vietnam yang membuat peluang mereka menuju semifinal tetap terbuka.

Dengan kondisi klasemen yang masih terbuka, duel di Stadion Jalan Besar diprediksi berlangsung sengit. Bagi Indonesia, kemenangan bukan hanya menjaga peluang menjadi juara, tetapi juga menjadi syarat mutlak untuk mengamankan tiket ke babak semifinal ASEAN Championship 2026.