INDORAYATODAY.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, secara resmi menetapkan wilayah Bogor Barat sebagai prioritas pembangunan strategis. Melalui percepatan infrastruktur, pemberdayaan desa, dan pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi yang terintegrasi, wilayah ini diproyeksikan menjadi mesin ekonomi baru bagi Bumi Tegar Beriman.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa perubahan wajah Bogor Barat merupakan komitmen utama sejak dirinya dilantik pada Februari 2025 lalu. Ia menargetkan transformasi signifikan dapat dirasakan masyarakat dalam kurun waktu dua tahun ke depan, terutama pada aspek aksesibilitas wilayah.

“Dalam dua tahun ke depan, Bogor Barat harus mengalami perubahan signifikan. Kita kejar, terutama dari sisi infrastruktur,” ujar Rudy di Cibinong, Ahad (26/4/2026).

Sejumlah proyek fisik berskala besar mulai direalisasikan, meliputi perbaikan dan pembangunan jalan di wilayah Parung Panjang serta Rumpin. Pemkab juga tengah menggarap akses penghubung menuju Sukabumi melalui Jalan Nirmala guna memperlancar arus logistik dan mobilitas warga.

Selain jalan, pemerintah daerah mempercepat penanganan titik-titik longsor dan pembangunan turap di area rawan bencana. Peningkatan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) juga dikebut, di mana pembiayaannya turut didukung oleh skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Di sektor pemberdayaan, Rudy mendorong desa untuk menjadi lebih mandiri dengan meningkatkan alokasi dana desa menjadi Rp1,5 miliar. Kebijakan ini dibarengi dengan pemberian fleksibilitas bagi pemerintah desa untuk mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan prioritas di lapangan.

Beberapa program unggulan untuk memperkuat fondasi desa antara lain: Program Pendidikan: Target minimal satu sarjana di setiap desa.

Digitalisasi: Pemutakhiran data desa yang terintegrasi secara berkala. Penyederhanaan Regulasi: Kemudahan akses bantuan keuangan agar lebih tepat sasaran.

“Desa harus menjadi ujung tombak pembangunan. Kita ingin kebijakan yang dibuat di kabupaten benar-benar terasa dampaknya sampai ke masyarakat bawah,” tegas Rudy.

BACA JUGA:  Wali Kota Depok Supian Suri Ungkap Tiga Pilar Kunci Tingkatkan Kesejahteraan dan Kebahagiaan Warga

Pemkab Bogor juga tengah menyiapkan strategi jangka panjang dengan membangun Kawasan Pusat Layanan Terpadu (KPTM) yang akan berfungsi sebagai cikal bakal pusat pemerintahan baru di Bogor Barat. Sejumlah proyek strategis pendukung ekonomi juga diarahkan ke wilayah ini, seperti pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di Cibungbulang dan kawasan olahraga berskala besar di Rancabungur.

Guna mendorong konektivitas regional, pemerintah kabupaten berencana memperpanjang jalur KRL hingga ke Jasinga. Rudy meyakini bahwa keberhasilan seluruh program ini bergantung penuh pada kekompakan sinergi antara pemerintah kabupaten dan perangkat desa.

Merespons rencana tersebut, Kepala Desa Kalong Liud, Jani Nurjaman, mengapresiasi ruang dialog yang dibuka oleh pemerintah daerah. Menurutnya, koordinasi langsung antara kepala daerah dan kepala desa menjadi kunci agar isu strategis di wilayah Bogor Barat dapat segera teratasi dengan solusi yang tepat.