INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Rangkaian Lebaran Depok 2026 tak hanya menjadi ajang budaya dan hiburan masyarakat, tetapi juga diproyeksikan memberi dampak besar terhadap perputaran ekonomi warga di Depok.

Ketua Panitia Lebaran Depok 2026, Hamzah, memperkirakan nilai perputaran ekonomi selama pelaksanaan acara dapat mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Menurut Hamzah, tingginya potensi perputaran ekonomi didorong oleh antusiasme masyarakat serta keterlibatan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam kegiatan tersebut.

Di kawasan Alun-alun Depok saja, panitia menyediakan sekitar 200 stan UMKM yang menjajakan berbagai produk makanan dan kebutuhan masyarakat.

“Target kita selama empat hari ini perputaran ekonominya bisa sampai miliaran rupiah,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Panitia juga menerapkan sistem kupon UMKM yang dapat ditukarkan pengunjung di stan pilihan mereka sebagai upaya pemerataan transaksi bagi para pedagang.

Hamzah menilai rangkaian Lebaran Depok bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi juga ruang ekonomi bagi masyarakat.

Ia memperkirakan jumlah pengunjung akan terus meningkat, terutama saat agenda puncak seperti pawai budaya dan hiburan rakyat digelar.

Puluhan ribu warga diprediksi memadati kawasan acara, yang secara langsung berdampak terhadap aktivitas perdagangan dan pendapatan pelaku UMKM.

Lebaran Depok 2026 diharapkan menjadi momentum penggerak ekonomi masyarakat sekaligus ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal. Dengan tingginya partisipasi warga, kegiatan budaya ini dinilai mampu memberi dampak nyata terhadap ekonomi rakyat.

BACA JUGA:  Supian Suri Ajak Kadin Perkuat Kontribusi Dunia Usaha untuk Kembangkan Potensi Ekonomi Depok