INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok, Edi Masturo menyebut persoalan infrastruktur dan rumah tidak layak huni (RTLH) masih menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2026 di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Edi mengatakan, sebagian besar usulan yang disampaikan warga masih berkaitan dengan kebutuhan dasar lingkungan yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan.
Menurut dia, persoalan infrastruktur menjadi pekerjaan rumah terbesar yang banyak dikeluhkan masyarakat di wilayah tersebut.
“Usulan masih sekitar yang lama-lama karena memang PR terbesar kita itu infrastruktur di wilayah,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Depok tersebut.
Selain infrastruktur lingkungan, warga juga banyak menyampaikan persoalan rumah tidak layak huni yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Edi menilai program RTLH harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini terdampak tingginya angka pengangguran.
“RTLH menjadi skala prioritas, apalagi dampak pengangguran yang sekarang cukup banyak,” ujarnya.
Dalam reses tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan mulai dari perbaikan jalan lingkungan, drainase, hingga bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurut Edi, aspirasi yang diterima dalam reses akan menjadi bahan pembahasan dan usulan dalam agenda pembangunan daerah ke depan.
Ia menilai kebutuhan dasar masyarakat harus diprioritaskan agar pembangunan di lingkungan permukiman bisa dirasakan langsung oleh warga.
Selain itu, kondisi ekonomi masyarakat pascapeningkatan pengangguran juga dinilai memengaruhi kemampuan warga dalam memperbaiki tempat tinggal secara mandiri.
Karena itu, ia mendorong agar program bantuan RTLH dapat diperluas dan tepat sasaran, terutama bagi warga yang benar-benar membutuhkan.
Edi memastikan hasil reses tersebut akan dibawa ke tingkat pembahasan DPRD Kota Depok sebagai bahan usulan program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Ia berharap persoalan infrastruktur dan RTLH yang terus muncul setiap reses dapat segera ditangani secara bertahap oleh pemerintah daerah. ***

Tinggalkan Balasan