INDORAYATODAY.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha, kesiapan panitia kurban di berbagai tempat peribadatan menjadi kunci kelancaran proses penyembelihan hingga distribusi.

Salah satu tantangan yang kerap dihadapi oleh para pengurus masjid adalah memprediksi volume daging bersih yang akan dihasilkan dari seekor hewan kurban untuk disesuaikan dengan jumlah kupon penerima (mustahik).

Nasional Qurban Center—melalui Buku Pedoman Ber-Qurban yang Aman & Benar (Halalan Thoyyiban dan Ihsan)—membagikan rumus formula praktis dan ilmiah untuk menghitung estimasi berat daging, khusus untuk hewan kurban jenis sapi.

Sebagai simulasi perhitungan, mari gunakan contoh seekor sapi dengan bobot hidup total sebesar 350 kg. Berikut adalah tahapan breakdown kalkulasinya:

1. Menghitung Berat Karkas (50% dari Bobot Hidup)

Karkas merupakan bagian tubuh sapi setelah dipotong, dikuliti, serta dipisahkan dari kepala, kaki, darah, jeroan, dan alat kelaminnya. Secara umum, berat karkas sapi rata-rata adalah 50 persen dari berat hidupnya.

Rumus: 50 % x Berat Hidup

Estimasi: 50 % x 350 kg = 175 kg

2. Menghitung Berat Daging Bersih (70% dari Karkas)

Daging murni tanpa tulang rata-rata memiliki persentase sebesar 70 persen dari total berat karkas yang ada. Secara matematis, jumlah ini juga setara dengan 35 persen dari total bobot hidup awal sapi.

Rumus: 70 % x Berat Karkas atau (35 % x Berat Hidup)

Estimasi: 70 % x 175 kg = 122,5 kg

3. Menghitung Berat Jeroan (10% dari Karkas)

Bagian dalam atau jeroan sapi bersih rata-rata berbobot sekitar 10 persen dari berat karkas, atau setara dengan 5 persen dari bobot hidup hewan.

Rumus: 10% x Berat Karkas

Estimasi: 10% 175 kg = 17,5 kg

4. Estimasi Bagian Kepala, Kaki, dan Ekor

Selain daging dan karkas utama, panitia juga dapat memproyeksikan komponen sampingan dari tubuh sapi sebagai berikut:

BACA JUGA:  Isra Mi’raj di Masjid Baiturrahman, Jamaah Padati Masjid, Silaturahmi Kian Erat

Kepala: Rata-rata 4 persen dari bobot hidup. 4% x 350 kg = 14,5 kg per ekor.

Kaki: Sebanyak 4 kaki rata-rata menghasilkan total daging sekitar 4,5 kg.

Ekor: Rata-rata 0,7 persen dari bobot hidup. 0,7% x 350 kg = 2,45 k.

Catatan Penting untuk Panitia Kurban:

Kunci Utama pada Bobot Hidup: Untuk mendapatkan taksiran yang akurat, panitia sangat disarankan untuk mengetahui atau menimbang berat hidup sapi terlebih dahulu saat proses serah terima dari peternak.

Manajemen Distribusi: Estimasi angka di atas sangat krusial digunakan untuk memetakan berapa banyak kantong plastik berukuran 1 kg atau 0,5 kg yang bisa dibagikan, sehingga panitia tidak kekurangan stok di tengah pembagian.

Faktor Toleransi: Perhitungan ini merupakan rumus cepat yang sifatnya memudahkan di lapangan. Hasil akhir bisa sedikit bergeser tergantung pada ras atau jenis sapi, serta sisa-sisa daging yang masih melekat erat pada tulang rawan.

Semoga formula praktis ini dapat membantu segenap pengurus dkm masjid dan panitia kurban dalam menjalankan amanah ibadah secara profesional, rapi, dan transparan.