DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengingatkan pentingnya bukti lapangan dalam penilaian Kota Sehat 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, menegaskan penilaian tidak hanya berfokus pada data yang diinput dalam sistem, tetapi juga bukti nyata pelaksanaan program di lapangan.

Hal itu disampaikan Devi usai rapat koordinasi persiapan penilaian Kota Sehat di Balai Kota Depok, Senin (8/6/2026).

Menurut dia, rapat tersebut bertujuan melakukan evaluasi dan pembinaan kepada camat serta organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat dalam pemenuhan indikator Kota Sehat.

“Kami melakukan evaluasi dan pembinaan agar penginputan data pada aplikasi SIPANTAS serta pemenuhan indikator Kota Sehat dapat berjalan optimal,” kata Devi.

Ia menjelaskan, seluruh leading sector baik dari perangkat daerah maupun kecamatan sejauh ini cukup kooperatif dalam melengkapi kebutuhan data.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari pembaruan data, kelengkapan dokumentasi kegiatan, hingga inovasi program.

Selain itu, Dinkes Depok juga menyoroti pentingnya pembuktian bahwa program yang dilaporkan benar-benar dilaksanakan di lapangan.

“Kita tidak hanya melihat data yang diinput, tetapi juga memastikan kesesuaian antara laporan dengan kondisi sebenarnya di lapangan,” ujarnya.

Devi mengatakan, indikator keberhasilan Kota Sehat tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi atau dokumen yang dimiliki.

Menurutnya, yang terpenting adalah keberlanjutan program dan manfaatnya yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia juga menegaskan keberhasilan program Kota Sehat tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

Peran aktif masyarakat dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih, dan sehat.

“Pemerintah hanya mendorong, membina, mengawasi, dan memberdayakan. Yang menjalankan di lapangan adalah masyarakat itu sendiri,” ucapnya.

BACA JUGA:  Waspada Macet! Ini 10 Jalan di Depok yang Jadi Sorotan Selama Nataru

Karena itu, Dinkes Depok mengajak seluruh warga memahami tujuan utama program Kota Sehat dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaannya.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan serta keterlibatan masyarakat, Pemkot Depok optimistis dapat meraih predikat Wistara, penghargaan tertinggi dalam program Kabupaten/Kota Sehat.

“Kalau semua sudah terimplementasi dengan baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat, maka predikat Wistara akan tercapai dengan sendirinya,” tutur Devi.