DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Idul Adha. Langkah ini dilakukan untuk memastikan daging yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, dan layak.
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok melakukan pengawasan menyeluruh, mulai dari lapak penjualan hewan kurban hingga lokasi pemotongan.
Kepala DKP3 Kota Depok, Dadan Rustandi, mengatakan pengawasan dilakukan dalam dua tahap, yakni pemeriksaan sebelum pemotongan (ante mortem) dan setelah pemotongan (post mortem).
Menurut dia, seluruh petugas juga telah dibekali pembagian tugas dan pemahaman teknis agar pelaksanaan di lapangan berjalan seragam dan terkoordinasi.
“Kegiatan penerimaan dan pelepasan petugas ini menjadi bagian dari persiapan teknis agar seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama terkait wilayah penugasan, mekanisme kerja, alur koordinasi, dan pelaporan,” kata Dadan, Selasa (26/05/2026).
Sebelum Idul Adha, DKP3 Depok juga telah melakukan pendataan lokasi penjualan dan pemotongan hewan kurban dengan melibatkan pihak kecamatan dan kelurahan.
Pemkot Depok turut menyiapkan sistem koordinasi hingga format pelaporan agar hasil pengawasan dapat terdokumentasi secara rapi dan terukur.
Dadan menegaskan, data hasil pemeriksaan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kurban di tahun-tahun berikutnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertanian, PDHI Cabang Jawa Barat VII, hingga IPB serta perangkat wilayah seperti camat dan lurah.
“Harapannya, seluruh rangkaian pengawasan ini dapat memastikan daging kurban yang diterima masyarakat benar-benar aman, sehat, dan layak konsumsi,” tegasnya.
Dengan pengawasan ketat tersebut, Pemkot Depok berharap pelaksanaan kurban tahun ini berjalan tertib dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan