INDORAYATODAY.COM, BALI – Presiden Prabowo Subianto membagikan kisah menarik saat meresmikan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan kedekatannya dengan angka 8 yang menurutnya kerap membawa keberuntungan dalam perjalanan hidupnya.
Pernyataan itu disampaikan saat menyinggung nomor sekolah yang diresmikannya, yakni SRMP 17 Tabanan.
Di hadapan para siswa, guru, dan pejabat yang hadir, Prabowo mengatakan angka 17 memiliki makna tersendiri bagi bangsa Indonesia karena identik dengan tanggal Proklamasi Kemerdekaan.
Namun, menurutnya angka tersebut juga menarik karena jika dijumlahkan menghasilkan angka 8.
“17 itu kayaknya angka baik, ya, angka apa, proklamasi kita 17 Agustus. Satu tambah tujuh delapan,” kata Prabowo.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa angka 8 memiliki tempat khusus dalam kehidupannya sejak masih aktif bertugas di lingkungan militer.
Prabowo bercerita bahwa dirinya pernah menggunakan kode sandi 08 ketika masih menjadi prajurit.
Karena itu, angka 8 dianggap memiliki makna tersendiri yang selalu diingat hingga sekarang.
“Saya waktu dulu di tentara, saya diberi kode sandi. Sandinya adalah 08, delapan,” ujarnya.
Prabowo mengaku angka tersebut kerap muncul dalam berbagai fase kehidupannya.
“Jadi angka delapan bagi saya sangat, sangat apa, ya, angka yang beruntung gitu. Ada dua angka yang beruntung, 8 dan 13, selalu di hidup saya muncul,” lanjutnya.
Prabowo mengatakan dirinya tidak secara khusus memilih SRMP 17 Tabanan karena alasan nomor sekolah tersebut.
Ia mengaku baru memutuskan melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat di luar Pulau Jawa dan kemudian mendapatkan informasi bahwa Bali memiliki salah satu sekolah yang sudah beroperasi.
Menurutnya, pertemuan dengan angka 17 dalam agenda tersebut menjadi sebuah kebetulan yang menarik.
“Hari ini saya tidak milih, saya tidak tahu. Saya hanya mengatakan baru kemarin saya putuskan, saya mau lihat Sekolah Rakyat di luar Jawa. Coba di Bali ada, enggak? Ada. Dibawa ke sini. Kebetulan sekolahnya SRMP 17, jadi memang mungkin sudah diatur,” tutur Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat.
Menurut Prabowo, program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih baik.
“Memang Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya,” kata Prabowo.

Tinggalkan Balasan