INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Indonesia akan menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional dan internasional sepanjang 2026 hingga 2027 yang diproyeksikan mampu menggerakkan pariwisata dan ekonomi daerah.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengajak masyarakat memanfaatkan momentum tersebut dengan menjelajahi berbagai daerah di Tanah Air sambil menikmati beragam kegiatan olahraga, budaya, musik, hingga pameran.
“Saatnya menjelajah Indonesia, menikmati beragam pergelaran menarik di berbagai penjuru negeri,” kata Teddy, Sabtu (25/7/2026).
Memasuki Agustus 2026, sejumlah agenda besar telah dijadwalkan, mulai dari pertandingan sepak bola internasional, festival musik, Maybank Marathon Bali, hingga rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Memasuki bulan-bulan berikutnya, kalender kegiatan nasional juga akan diwarnai berbagai ajang berskala internasional, seperti Jakarta Triathlon, Indonesia Design Week, Pestapora, MotoGP Mandalika, Jakarta Fashion Week, Borobudur Marathon, serta konser musisi nasional maupun mancanegara.
Rangkaian kegiatan tersebut berlanjut hingga akhir 2026 dengan penyelenggaraan sejumlah festival musik dan kejuaraan olahraga otomotif kelas dunia di berbagai daerah.
Pada awal 2027, Indonesia kembali dijadwalkan menjadi tuan rumah sejumlah agenda besar, di antaranya konser BIGBANG 20/26 World Tour, ENHYPEN World Tour “Blood Saga”, Westlife 25 Years of Hits Anniversary World Tour, serta turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2027.
Menurut Teddy, banyaknya agenda nasional dan internasional tersebut mencerminkan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berkelas dunia.
Ia menilai penyelenggaraan event tidak hanya menghadirkan hiburan maupun prestasi olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
“Indonesia semakin siap menjadi tuan rumah bagi pergelaran berkelas dunia. Bukan hanya menghadirkan hiburan dan prestasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi, menggerakkan pariwisata, menghidupkan ekonomi lokal, serta memberi peluang bagi masyarakat untuk berkarya dan berkembang,” ujarnya.
Teddy mengatakan, kehadiran wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara diperkirakan akan memberikan efek berganda terhadap sektor perhotelan, transportasi, kuliner, ekonomi kreatif, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.
Teddy mengajak masyarakat mulai merencanakan perjalanan untuk menghadiri berbagai agenda tersebut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Tandai tanggalnya. Rencanakan perjalananmu. Jadilah bagian dari semarak Indonesia,” kata Teddy.
Ia menegaskan Indonesia tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya karya, budaya, prestasi, dan kolaborasi yang mampu menginspirasi masyarakat.

Tinggalkan Balasan