DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota Depok menyiapkan skema lalu lintas satu arah untuk mengurai kemacetan kronis di kawasan Sawangan.
Langkah itu disiapkan setelah proyek pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda resmi dimulai.
Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, rekayasa lalu lintas tersebut ditargetkan mulai diterapkan pada awal 2027.
Menurut Supian, skema satu arah menjadi bagian dari strategi besar Pemkot Depok dalam mengurai kemacetan yang sudah puluhan tahun dikeluhkan warga.
Hal itu disampaikan saat Groundbreaking Rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan di koridor Jalan Pemuda-Jalan Enggram, Rabu (17/6/2026).
“Insya Allah selesainya ini tahun depan. Saya mohon izin, alur kendaraan mungkin nanti akan kita mulai di awal 2027,” ujar Supian.
Dalam skema yang disiapkan, kendaraan dari arah pintu Tol Sawangan akan melintas melalui jalur utama ke bawah.
Sementara kendaraan dari arah Sawangan akan dialihkan melalui Jalan Enggram dan Jalan Pemuda.
Supian menilai pola tersebut dapat memangkas titik perlambatan yang selama ini memicu antrean panjang, terutama pada jam sibuk.
“Artinya muternya enggak macet. Daripada enggak muter tapi macet panjang, lebih baik muter sedikit tapi lancar,” katanya.
Pemkot Depok juga memastikan penanganan kemacetan Sawangan tidak berhenti pada proyek pelebaran jalan yang sedang berjalan.
Pembebasan lahan hingga kawasan Pertigaan Parung Bingung akan dilanjutkan dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp110 miliar.
Supian mengungkapkan, sebelumnya Pemkot telah menyiapkan Rp60 miliar untuk pembebasan lahan.
Namun hasil appraisal menunjukkan masih dibutuhkan tambahan sekitar Rp50 miliar.
“Jadi Rp110 miliar untuk baru sampai Pertigaan Parung Bingung,” ucapnya.
Dokumen rencana pengadaan tanah kini juga sudah diserahkan ke BPN untuk mempercepat tahapan berikutnya.
Supian menegaskan, penanganan macet Sawangan membutuhkan dukungan semua pihak.
Mulai dari pemerintah, DPRD, Forkopimda, hingga warga terdampak pembebasan lahan.
Dia pun mengapresiasi masyarakat yang telah mengikhlaskan tanah dan bangunannya demi kepentingan umum.
Pemkot Depok menargetkan penanganan koridor Sawangan hingga Parung Bingung dan akses Tol Sawangan bisa rampung bertahap sampai 2028.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, mobilitas warga Sawangan diyakini bakal jauh lebih lancar.

Tinggalkan Balasan