INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Proyek pelebaran Jalan Pemuda dan Jalan Enggram di Kecamatan Sawangan bukan sekadar pembangunan infrastruktur untuk mengurai kemacetan. Di balik dimulainya pekerjaan tersebut, terdapat kontribusi warga yang bersedia melepaskan lahan dan bangunannya demi kepentingan masyarakat luas.
Wali Kota Depok, Supian Suri menyebut proses pembebasan lahan menjadi salah satu tahapan paling krusial dalam mewujudkan proyek jalan alternatif yang diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang selama puluhan tahun dikeluhkan warga Sawangan.
Dalam sambutannya saat groundbreaking Rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan (Jalan Pemuda–Jalan Enggram) pada Rabu (17/6/2026), Supian mengapresiasi para pemilik lahan yang telah mendukung program tersebut.
Menurutnya, proses pembebasan lahan bukan pekerjaan yang mudah karena menyangkut aset yang selama ini dimiliki dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Proses perjalanan pembebasan lahan kemarin ini bukan perkara yang mudah. Semua sangat bergantung kepada keikhlasan para pemilik bangunan, para pemilik lahan yang mungkin dengan keterpaksaannya harus mengikhlaskan bangunan yang selama ini dimiliki, lahan yang selama ini dimiliki untuk digunakan kepentingan masyarakat,” ujar Supian.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tahap awal pelebaran jalan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan anggaran pemerintah, tetapi juga dukungan warga yang bersedia melepas sebagian lahannya untuk kepentingan umum.
Bahkan di hadapan para tamu yang hadir, Supian mengajak seluruh peserta memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung proses pengadaan tanah tersebut.
“Jadi tepuk tangan dulu buat para pemilik lahan yang sudah luar biasa mengikhlaskan lahannya,” katanya.
Supian juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses pengadaan tanah, mulai dari ketua RT, RW, pemerintah kelurahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga jajaran Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok.
Menurut dia, kolaborasi seluruh unsur tersebut menjadi faktor penting dalam menyelesaikan berbagai tahapan administrasi maupun komunikasi dengan masyarakat terdampak.
Pemerintah Kota Depok, kata Supian, berupaya memastikan proses pembebasan lahan berjalan sesuai ketentuan dengan menggunakan alokasi anggaran daerah yang telah disiapkan.
Meski pekerjaan konstruksi sudah dimulai, Supian mengungkapkan proses pembebasan lahan masih akan berlanjut untuk mendukung pengembangan koridor jalan di kawasan Sawangan.
Pemerintah Kota Depok menargetkan pelebaran jalan diteruskan hingga kawasan Parung Bingung, Pertigaan Keadilan, dan Pertigaan Tol Sawangan secara bertahap.
Menurut Supian, dukungan masyarakat akan tetap menjadi faktor penting dalam menyukseskan tahapan lanjutan pembangunan tersebut. Ia berharap pelebaran jalan yang sedang berjalan dapat menjadi awal penyelesaian persoalan kemacetan yang selama ini membebani mobilitas warga Sawangan dan sekitarnya. ***

Tinggalkan Balasan