INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok menargetkan penanganan kemacetan di kawasan Sawangan dapat diselesaikan secara bertahap hingga 2028. Upaya tersebut dilakukan melalui pelebaran sejumlah ruas jalan strategis yang selama ini menjadi titik kepadatan lalu lintas, disertai pembebasan lahan pada koridor utama Sawangan.

Target tersebut disampaikan Wali Kota Depok Supian Suri saat groundbreaking Rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan yang menghubungkan Jalan Pemuda dan Jalan Enggram, Kecamatan Sawangan, Rabu (17/6/2026).

Supian mengatakan proyek yang saat ini mulai dikerjakan merupakan bagian dari langkah jangka panjang untuk mengatasi persoalan kemacetan yang telah lama dirasakan masyarakat Sawangan.

Menurut dia, pelebaran Jalan Pemuda dan Jalan Enggram diharapkan menjadi solusi awal untuk memperlancar pergerakan kendaraan di kawasan tersebut. Namun, pekerjaan tidak akan berhenti pada ruas jalan yang saat ini sedang dibangun.

“Penyelesaian pembebasan lahan belum selesai. Kita harus melanjutkan pembebasan lahan sampai ke arah Pertigaan Parung Bingung, kiri dan kanan,” kata Supian.

Ia menjelaskan, koridor yang menjadi sasaran pengembangan berikutnya mencakup kawasan dari sekitar Burger King hingga Pertigaan Parung Bingung. Setelah itu, pelebaran jalan akan dilanjutkan menuju Pertigaan Keadilan dan Pertigaan Tol Sawangan.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemerintah Kota Depok menyiapkan tambahan anggaran pembebasan lahan. Sebelumnya, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp60 miliar.

Namun berdasarkan hasil perhitungan tim appraisal, kebutuhan anggaran diperkirakan bertambah sekitar Rp50 miliar sehingga total yang dibutuhkan mencapai Rp110 miliar untuk penanganan hingga kawasan Pertigaan Tol Sawangan.

Supian mengungkapkan dokumen rencana pengadaan tanah telah diserahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) guna melanjutkan proses pembebasan lahan pada tahap berikutnya.

“Kemarin saya sudah menyerahkan dokumen rencana pengadaan tanah kepada tim BPN yang akan mengeksekusi proses pelaksanaan pembebasan lahannya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sambangi BPS Depok, Supian Suri Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

Sembari menunggu penyelesaian seluruh koridor jalan hingga 2028, Pemkot Depok menargetkan dampak awal dari proyek pelebaran Jalan Pemuda dan Jalan Enggram sudah dapat dirasakan masyarakat pada awal 2027.

Setelah pekerjaan konstruksi selesai, pemerintah bersama kepolisian akan menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengoptimalkan kapasitas jalan yang telah diperlebar.

Supian menyebut kendaraan dari arah Tol Sawangan maupun wilayah sekitarnya direncanakan menggunakan jalur satu arah, sementara arus kendaraan dari Sawangan akan diarahkan melalui Jalan Enggram dan Jalan Pemuda.

Meski penanganan dilakukan secara bertahap, ia optimistis proyek tersebut akan menjadi fondasi penting untuk mengurai kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama mobilitas warga Sawangan.

“Kita targetkan mudah-mudahan 2028 kita bisa menyelesaikan semuanya,” kata Supian. ***