DEPOK, INDORAYA TODAY – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, menegaskan pentingnya pembangunan jaringan utilitas terpadu dalam mendukung percepatan transformasi digital daerah.
Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan kerja Pemkot Yogyakarta melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula BKD Gedung Dibaleka, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, digitalisasi kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah.
Pelayanan publik dituntut semakin cepat, transparan, dan terintegrasi.
Namun, hal tersebut tidak bisa berjalan tanpa dukungan infrastruktur yang tertata.
Karena itu, Pemkot Depok fokus membangun fondasi digital tidak hanya pada aplikasi layanan.
Tetapi juga pada penataan jaringan utilitas terpadu di lapangan.
“Pembangunan jaringan telekomunikasi, internet, dan utilitas harus lebih tertib, aman, dan selaras dengan tata ruang kota,” ujarnya, dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Jumat (19/6/2026).
Ia menilai, konsep ini juga mulai menarik perhatian berbagai daerah lain, termasuk Yogyakarta.
Kota tersebut tengah memperkuat digitalisasi melalui Program Senopati sebagai bagian dari pengembangan Smart City.
Sekda menegaskan, kolaborasi antardaerah menjadi kunci percepatan inovasi.
Saling berbagi pengalaman dan solusi dinilai mampu mempercepat kemajuan daerah.
“Forum seperti ini penting untuk memperkuat kerja sama dan membuka peluang inovasi bersama,” katanya.
Pemkot Depok, lanjutnya, berkomitmen memperkuat tata kelola berbasis digital secara menyeluruh.
Termasuk memperluas integrasi layanan publik lintas sektor.
Serta melibatkan berbagai pihak dalam membangun ekosistem digital yang kolaboratif.
“Mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan