DEPOK, INDORAYATODAY.COM – PT Tirta Asasta Depok memperketat perhatian terhadap kesehatan pegawai sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Sebagai BUMD milik Pemerintah Kota Depok, perusahaan tidak hanya mengejar peningkatan kompetensi pegawai.
Kondisi kesehatan mereka juga menjadi perhatian serius.
Direktur PT Tirta Asasta Depok M. Olik Abdul Holik mengatakan, perusahaan rutin memantau kebugaran pegawai.
Upaya itu dilakukan melalui olahraga mingguan hingga medical check up setiap tahun.
Menurut Olik, evaluasi kesehatan pegawai ke depan akan dibuat lebih terukur.
Bahkan, indikator kesehatan berpeluang masuk ke dalam Key Performance Indicator (KPI) pegawai.
“Kami terus evaluasi masalah kesehatan pegawai ini, kalau perlu nanti masuk dalam KPI kesehatan. Intinya kami ingin seluruh pegawai lebih sehat,” ujar Olik, dilansir dari situs resmi PT Tirta Asasta, Rabu 19 Agustus 2026.
Ia mengatakan, penerapan KPI kesehatan dapat diarahkan secara lebih spesifik kepada pegawai yang membutuhkan perhatian khusus.
Di antaranya pegawai dengan berat badan berlebih dan perokok.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pegawai memiliki kondisi fisik yang mendukung produktivitas kerja.
Olik menilai tantangan perusahaan ke depan semakin berat.
Karena itu, perusahaan yang ingin berkembang harus ditopang SDM yang sehat.
“Kami akan optimalkan pengetatan kesehatan pegawai untuk menghadapi tantangan global ini. Kami ingin PT Tirta Asasta menjadi yang terdepan,” katanya.
Olik juga tidak menutup mata terhadap posisi kinerja perusahaan saat ini.
Namun, ia menegaskan tata kelola menjadi salah satu kekuatan yang terus dibangun PT Tirta Asasta Depok.
“Mungkin secara nilai kinerja saat ini masih nomor 10, 11 atau 12, tapi secara tata kelola kami berani diadu dengan BUMD yang lain,” ujarnya.
Untuk memperkuat pengelolaan perusahaan, PT Tirta Asasta Depok juga akan belajar dari sejumlah BUMD yang dinilai telah memiliki tata kelola baik.
Bank BJB dan Bank Jatim menjadi contoh yang disebut Olik.
Keduanya dinilai memiliki pengalaman pengelolaan perusahaan yang dapat menjadi rujukan.
Dengan penguatan kompetensi dan kesehatan pegawai, PT Tirta Asasta Depok ingin membangun SDM yang lebih siap menghadapi tantangan bisnis.
Kesehatan pegawai pun ditempatkan sebagai bagian dari strategi perusahaan, bukan sekadar program tambahan.

Tinggalkan Balasan