INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Sugiono menyatakan dukungannya terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi fondasi penting untuk meningkatkan prestasi atlet sekaligus memperluas pengakuan pencak silat di tingkat internasional.
Sugiono menilai sistem pelatnas yang berkelanjutan akan menciptakan pola pembinaan atlet yang lebih terarah, konsisten, dan berkesinambungan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di berbagai ajang internasional.
“PB IPSI mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional melalui program pelatnas yang berkelanjutan,” ujar Sugiono dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (25/6/2026).
Menteri Luar Negeri itu mengatakan, pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan. Menurutnya, kepastian program pelatnas jangka panjang menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem olahraga nasional mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
Ia berharap komitmen pemerintah tersebut dapat memperkuat upaya internasionalisasi pencak silat sebagai olahraga sekaligus warisan budaya Indonesia.
“Kami berharap semangat yang terus dibangun Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan olahraga nasional dapat semakin memperkuat upaya internasionalisasi pencak silat,” katanya.
Sugiono menambahkan, keberlanjutan pembinaan merupakan kunci dalam mencetak atlet-atlet pencak silat yang mampu meraih prestasi di level dunia.
“Bagi pencak silat, keberlanjutan pembinaan merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.
Menurut Sugiono, penguatan pembinaan atlet perlu dibarengi dengan strategi memperluas eksistensi pencak silat di berbagai forum olahraga internasional. Langkah tersebut dinilai dapat membuka peluang lebih besar bagi pencak silat untuk dipertandingkan pada ajang olahraga dunia, termasuk Olimpiade.
Ia menegaskan pencak silat bukan hanya cabang olahraga prestasi, tetapi juga bagian dari warisan budaya bangsa yang telah mendapat perhatian masyarakat internasional.
Karena itu, PB IPSI siap memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), pemerintah, pelatih, atlet, akademisi, diaspora, hingga komunitas pencak silat di dalam maupun luar negeri.
“PB IPSI siap bersinergi dengan Kemenpora, pemerintah, serta seluruh elemen olahraga nasional untuk mendukung terwujudnya sistem pembinaan yang berkelanjutan demi kemajuan pencak silat di level dunia dan prestasi olahraga Indonesia pada masa depan,” kata Sugiono.
Sugiono optimistis sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat posisi pencak silat di kancah internasional. Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, ia berharap pencak silat semakin berkembang sebagai olahraga prestasi sekaligus memiliki peluang lebih besar untuk tampil di Olimpiade.

Tinggalkan Balasan