INDORAYATODAY.COM – Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko mencetak sejarah sebagai kepala negara asing pertama yang menginap di Istana Negara, Jakarta Pusat, selama melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di sela-sela agenda kunjungan resmi Lukashenko.
“(Selama di Indonesia, Presiden Lukashenko menginap) di Istana Negara,” ujar Sugiono di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026).
Sugiono menjelaskan, keputusan untuk bermalam di kompleks istana kepresidenan tersebut merupakan permintaan langsung dari sang Presiden Belarus. Pemerintah Indonesia pun menyambut baik dan memfasilitasi keinginan tersebut sebagai bentuk penghormatan tertinggi.
“Kita memberikan penghormatan. Biasanya, kalau kunjungan kenegaraan, presiden negara lain lebih memilih menginap di hotel. Namun, beliau kali ini berkehendak untuk bisa menginap di istana,” kata Sugiono.
Pada rencana awal, Lukashenko dijadwalkan menginap di Wisma Negara. Namun, demi kenyamanan dan alasan agar lebih representatif bagi seorang kepala negara, lokasinya dipindahkan ke Istana Negara.
Sugiono menambahkan, momen ini merupakan hal baru dalam protokol penerimaan tamu negara di Indonesia.
“Ini presiden pertama yang menginap di Istana Negara. Kalau di Wisma Negara, yang terakhir menginap di sana adalah Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen,” pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Presiden Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka untuk melakukan pertemuan bilateral dan mengecek pasukan kehormatan bersama.

Tinggalkan Balasan