INDORAYATODAY.COM – Menteri Luar Negeri RI sekaligus Ketua Umum PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sugiono menghadiri Pengajian Akbar Pembangunan Padepokan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Sabtu (20/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono mendorong Tapak Suci untuk terus memperkuat prestasi silat nasional sekaligus membawa misi kebudayaan Indonesia di kancah internasional. Sebagai bentuk dukungan nyata, Sugiono mengumumkan komitmen PB IPSI untuk menyumbangkan dana bantuan sebesar Rp 5 miIiar demi mempercepat proses pembangunan padepokan tersebut.

“Saya berharap dengan adanya Padepokan Tapak Suci, prestasi pencak silat Indonesia akan semakin meningkat. Pembangunan ini sejalan dengan program PB IPSI untuk memperkuat aspek pembentukan mental generasi penerus,” ujar Sugiono.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir menambahkan bahwa budaya gotong royong selalu menjadi pilar utama dalam setiap gerak pembangunan di lingkungan Muhammadiyah guna memberikan manfaat bagi umat.

Sementara itu, Ketua Umum PP Tapak Suci M Afnan Hadikusumo memaparkan bahwa perguruan historis ini telah berkembang pesat di 36 provinsi dan 24 negara, termasuk rencana ekspansi ke Irak dan Suriah.

Ketua Panitia Pembangunan Ahmad Jam’an melaporkan, padepokan ini didirikan di atas tanah milik Muhammadiyah di kawasan Kotagede, Yogyakarta. Proyek ini diproyeksikan menelan total biaya sebesar Rp 20 miIiar dengan target rampung dalam dua tahun.

Dengan luas bangunan 1.400 meter persegi yang terdiri dari tiga lantai, gedung ini dirancang sebagai fasilitas multifungsi yang mencakup:

Gedung Olahraga (GOR) dengan kapasitas 1.000 penonton.

Dua gelanggang pertandingan pencak silat resmi.

Ruang serbaguna untuk resepsi pernikahan, manasik haji, serta lapangan basket dan tenis.

Fasilitas penunjang seperti klinik kesehatan, ruang loker, dan mushala.

BACA JUGA:  Bekasi Mendunia! Abdul Harris Soroti Prestasi Siswa di Thailand dan Hong Kong