INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Gerakan Pramuka dinilai menjadi wadah strategis untuk mencetak generasi muda Kota Depok yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, sehat, dan siap menghadapi tantangan masa depan melalui konsep Pancawaluya.

Hal itu disampaikan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat Herman Suryatman usai menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab), dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Depok di Balai Kota Depok, Jumat (31/7/2026).

Menurut Herman, pembinaan generasi muda tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Lebih dari itu, diperlukan pembentukan karakter yang utuh agar anak-anak mampu menjadi pemimpin di masa depan.

Karena itu, Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat mengusung konsep Pancawaluya, yaitu generasi yang memiliki lima karakter utama, yakni cageur (sehat), bageur (berakhlak baik), bener (jujur dan berintegritas), pinter (cerdas), serta singer (terampil dan mandiri).

“Program pemerintahan terbatas. Tapi kalau bahu-membahu dengan Pramuka, insyaallah kita bisa menyiapkan generasi muda yang Pancawaluya, yang punya lima kemuliaan, yakni cageur, bageur, bener, pinter, dan singer,” ujar Herman.

Herman menjelaskan, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi pembinaan anggota Pramuka sejak usia Siaga hingga Pandega. Menurutnya, masa muda merupakan periode penting untuk membangun karakter, kepemimpinan, disiplin, kepedulian sosial, serta semangat mengabdi kepada masyarakat.

Ia menilai pembinaan karakter melalui Gerakan Pramuka merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Kota Depok pada masa mendatang.

“Sejatinya kehidupan adalah titipan. Tugas kita memberikan warisan terbaik kepada anak cucu. Salah satu jalannya adalah melalui pembinaan generasi muda di Gerakan Pramuka,” katanya.

Herman menegaskan keberhasilan seseorang pada masa depan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual. Karakter, integritas, kemampuan bekerja sama, dan keterampilan sosial juga menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan zaman.

BACA JUGA:  Wamentan dan Gubernur Jabar Groundbreaking Pabrik NPK Nitrat Pertama di Indonesia

Karena itu, ia berharap Gerakan Pramuka terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurut Herman, apabila nilai-nilai Pancawaluya diterapkan secara konsisten dalam proses pembinaan, Kota Depok akan memiliki generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat, berakhlak baik, berintegritas, cerdas, serta memiliki keterampilan untuk menghadapi perubahan zaman.