DEPOK, INDORAYATODAY.COM – PT Tirta Asasta Kota Depok (Perseroda) bergerak cepat menangani insiden seorang ibu yang terperosok.
Insiden tersebut terjadi di lubang galian pipa Jalan Nusantara Raya, Kota Depok.
Tak ingin persoalan berlarut, Tirta Asasta langsung mendatangi kediaman korban bersama kontraktor pelaksana.
Kedatangan tersebut sekaligus untuk menyampaikan permohonan maaf dan memastikan kondisi korban mendapat perhatian.
PT Tirta Asasta juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung hingga dinyatakan sembuh secara medis.
Direktur Operasional PT Tirta Asasta Kota Depok, Sudirman, mengatakan perusahaan langsung mengambil langkah penanganan.
“Pelaksana dan tim monitoring Tirta Asasta sudah menyampaikan permohonan maaf langsung kepada pihak korban,” ujar Sudirman, Selasa (18/8/2026).
Menurut Sudirman, tanggung jawab perusahaan tidak berhenti pada permohonan maaf kepada korban.
Tirta Asasta memastikan biaya pengobatan korban menjadi tanggung jawab hingga kondisi korban dinyatakan pulih secara medis.
“Bertanggung jawab penuh terhadap pengobatan sampai dinyatakan sembuh secara medis,” kata Sudirman.
Selain menangani korban, Tirta Asasta langsung mengevaluasi aspek keselamatan di sekitar lokasi pekerjaan.
Evaluasi tersebut mencakup penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama proyek berlangsung.
Kontraktor pelaksana juga mendapat teguran sekaligus arahan untuk memperketat pengamanan area proyek.
Tirta Asasta meminta rambu keselamatan dan barikade diperkuat untuk melindungi masyarakat sekitar.
Manajemen turut menginstruksikan percepatan penutupan lubang galian yang masih berada di area pekerjaan.
Rambu pengaman juga akan ditambah sepanjang jalur proyek untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan.
Jumlah pekerja ditambah agar proses perapihan bekas galian dapat diselesaikan lebih cepat.
“Keselamatan masyarakat dan pengguna jalan menjadi perhatian kami,” ujar Sudirman.
Karena itu, pengamanan area pekerjaan diperkuat dan proses perapihan bekas galian dipercepat.
Kontraktor pelaksana memastikan seluruh arahan evaluasi tersebut segera dijalankan di lapangan.
Langkah cepat itu diharapkan mencegah kejadian serupa sekaligus menjaga keamanan masyarakat selama proyek berlangsung.

Tinggalkan Balasan