INDORAYATODAY.COM – Iran menegaskan akan merespons dengan tegas serangan militer Amerika Serikat (AS) yang menghantam sebuah rumah tinggal tempat digelarnya upacara pernikahan di Kabupaten Sirik, Provinsi Hormozgan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengonfirmasi, serangan udara tersebut mengakibatkan lebih dari 50 orang yang terdiri dari pria, wanita, dan anak-anak tewas maupun luka-luka.

“Daftar kekejaman Amerika Serikat terhadap bangsa Iran kini telah lengkap. Iran akan merespons tindakan ini dengan tegas,” tegas Baqaei melalui pernyataan resminya di platform X, Rabu (2/9/2026).

Serangan di Sirik merupakan bagian dari gelombang operasi militer bertubi-tubi yang diluncurkan AS di berbagai kawasan strategis Iran, termasuk Minab, Lamerd, Chabahar, Konarak, hingga Pulau Qeshm dan Bandara Jiroft di Provinsi Kerman.

Secara terpisah, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melancarkan serangkaian serangan yang menargetkan sejumlah posisi strategis milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di wilayah Iran.

Wakil Gubernur Provinsi Hormozgan Ahmad Nafisi menyampaikan bahwa berdasarkan penilaian awal, setidaknya empat orang dipastikan tewas dan sedikitnya 50 korban lainnya mengalami luka-luka akibat insiden pemboman lokasi pernikahan tersebut.

BACA JUGA:  Konflik Kartel Meksiko Memanas, Keamanan Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan